Pemadaman Karhutla di Kalsel Terkendala Minimnya Sumber Air

Kompas.com - 16/09/2019, 16:39 WIB
Relawan pemadam kebakaran menyingkirkan atap tempat usaha warga yang hangus terbakar di desa Pengayuan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (14/9/2019). Kebakaran lahan gambut di kawasan tersebut mengakibatkan satu tempat usaha warga dan sebagian dinding rumah warga ikut terbakar. ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA SRelawan pemadam kebakaran menyingkirkan atap tempat usaha warga yang hangus terbakar di desa Pengayuan, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (14/9/2019). Kebakaran lahan gambut di kawasan tersebut mengakibatkan satu tempat usaha warga dan sebagian dinding rumah warga ikut terbakar.

BANJARBARU, KOMPAS.com - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) di Kalimantan Selatan ( Kalsel) terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Namun, upaya pemadaman yang dilakukan personel di lapangan sering terkendala minimnya sumber air.

"Kendala-kendala utamanya memang kita kesulitan air di lapangan untuk melakukan pemadaman," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin kepada wartawan, Senin (16/9/2019).

Baca juga: Per Senin, Polisi Tetapkan 189 Tersangka Karhutla di Sumatera dan Kalimantan

Wahyuddin juga mengatakan, selain terkendala minimnya sumber air, kendala lainnya yang sering dihadapi tim satgas darat adalah beberapa titik api yang sulit sulit dijangkau.

Sehingga, heli water bombing harus dikerahkan untuk memadamkan api agar kebakaran tidak meluas.

"Ada beberapa titik api yang sulit dijangkau oleh satgas darat, sehingga harus memerlukan satgas udara dalam hal ini dilakukan water bombing," lanjut Wahyuddin.

Saat ini, papar Wahyuddin, ada 6 titik api karhutla yang menjadi prioritas utama BPBD Kalsel yang harus segera dipadamkan.

Baca juga: Kambinghitamkan Warga Lokal, Pemerintah Tunjukkan Kegagalan Tangani Karhutla

Enam titik api tersebut merupakan karhutla yang menyebabkan munculnya kabut asap di area bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin.

BPBD Kalsel pun sudah mengerahkan 600 personel satgas darat dari TNI dan Polri dan relawan untuk memaksimalkan pembasahan lahan yang terbakar.

"Menghilangkan kabut asap di seputaran bandara, kita sudah mengerahkan 600 lebih personel, saat ini terus dilakukan pembasahan," tambah Wahyuddin.

Enam titik api yang masih menimbulkan kabut asap terpantau di daerah Guntung Damar, Liang Anggang dan Trikora.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Regional
Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Regional
Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Regional
50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

Regional
Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: 'Tolong Jangan Cari Suami Saya'

Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: "Tolong Jangan Cari Suami Saya"

Regional
Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Regional
Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Regional
Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Regional
Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Regional
Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Regional
Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Regional
519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

Regional
Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X