Kompas.com - 15/09/2019, 15:56 WIB
Kabut asap tebal menyelimuti kota Palembang, akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi disejumlah wilayah Sumater Selatan. Akibat kabut ini, kondisi udara di Palembang sempat masuk ke level berbahaya. KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRAKabut asap tebal menyelimuti kota Palembang, akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi disejumlah wilayah Sumater Selatan. Akibat kabut ini, kondisi udara di Palembang sempat masuk ke level berbahaya.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berdampak terhadap penerbangan pesawat di Provinsi Riau, Minggu (15/9/2019).

Corporate Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, kabut asap hari ini berdampak terhadap penerbangan pesawat di tiga rute di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru dan Bandara Pinang Kampai Kota Dumai, Riau.

"Sejak pagi hingga pukul 12.00 WIB, keterlambatan Wings Air Penerbangan IW-1279 Dumai (DUM) - Pekanbaru (PKU), Wings Air Penerbangan IW-1278 Pekanbaru (PKU) - Dumai (DUM) dan Wings Air Penerbangan IW-1277 Dumai (DUM) - Batam (BTH)," kata Danang kepada Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Kepala BNPB: Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Pembunuh Tidak Langsung

Dia menyampaikan, untuk jam keberangkatan tidak menentu tergantung jarak pandang.

"Kemudian untuk alasan keselamatan, bahwa kondisi ini mengakibatkan jarak pandang pendek, dan tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan untuk proses lepas landas dan mendarat," terang Danang.

Dia menjelaskan, Lion Air Group sudah menginformasikan kepada seluruh penumpang yang terganggu perjalanannya.

Baca juga: Soal Kabut Asap di Riau, BNPB: Ini Sudah Sangat Bahaya

Selain itu, Lion Air Group juga memfasilitasi calon penumpang yang akan melakukan pengembalian dana, perubahan jadwal keberangkatan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

"Lion Air Group akan terus berkoordinasi bersama pihak terkait guna memperoleh perkembangan atau keterangan sesuai situasi terbaru," sebutnya.

Dia menambahkan, operasional Lion Air Group akan berjalan normal kembali setelah jarak pandang dinyatakan aman untuk penerbangan.

"Lion Air Group akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional lainnya tidak terganggu," jelas Danang.

Hingga saat ini kabut asap masih pekat menyelimuti wilayah Riau. Untuk di Pekanbaru sedikit berkurang, dengan jarak pandang sekitar satu kilometer meter

Kabut asap juga sangat berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Sekolah hingga kampus diliburkan.

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X