Dukung Pemindahan Ibu Kota, Warga Hibahkan Lahan 15 Hektar untuk Kantor Kemendagri

Kompas.com - 01/09/2019, 15:42 WIB
Warga RT 05 Kelurahan Loa Ipuh Darat memasang plang bertuliskan mendukung pemindahan ibu kota negara. Mereka menyiapkan lahan seluas 15 hektare disiapkan warga buat bangun Kantor Kemendagri, Jumat (30/8/2019) sore. KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONWarga RT 05 Kelurahan Loa Ipuh Darat memasang plang bertuliskan mendukung pemindahan ibu kota negara. Mereka menyiapkan lahan seluas 15 hektare disiapkan warga buat bangun Kantor Kemendagri, Jumat (30/8/2019) sore.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Warga di Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan lahan 15 hektar secara cuma-cuma untuk pembangunan kantor Kementrian Dalam Negeri ( Kemendagri).

Hibah lahan tersebut sebagai bentuk apresiasi warga terhadap pemindahan ibu kota negara ke Kabupaten Kutai Kertanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara di Kaltim.

Lahan itu kini dipasang plang oleh warga yang bertuliskan, "Mendukung pemindahan ibu kota negara. Kami menyediakan lahan seluas 15 hektar untuk rencana pembangunan Kantor Kemendagri. Betulungan etam bisa (Saling tolong kita bisa)"

Lurah Loa Ipuh Darat, AR Ambo Dalle mengatakan, lahan tersebut adalah eks konsesi perusahaan tambang batu bara milik PT Tanito Harum yang distop izin perpanjangan oleh Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

Lahan tersebut kini dikuasai warga secara kolektif.

Baca juga: Rumor Terkait Pemindahan Ibu Kota Baru dan Klarifikasi Pemerintah...

Alasan lain menyiapkan lahan khusus kantor Kemendagri, lanjut Ambo Dalle, karena menurut warga nama Kemendagri lebih familiar ketimbang kementerian lain.

"Kenapa buat Kemendagri, karena nama itu sering mereka dengar atau lebih familiar. Itu saja alasannya," kata Ambo Dalle, Minggu (1/9/2019).

"Secara umum warga sangat senang dengan rencana pemindahan ibu kota. Luapan kesenangan itu mereka sepakat siapkan lahan," ucapnya.

Lahan yang disiapkan warga cukup strategis, terletak di pinggir jalan poros menuju dua kabupaten, yakni Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

Jarak lahan ini menuju Kecamatan Samboja dan Sepaku PPU, ditempuh kurang lebih tiga jam. Dua kecamatan itu digadang-gadang jadi lokasi ibu kota negara.

Sedangkan, Ketua RT 05 Kelurahan Loa Ipuh Darat, Triyono mengatakan, warga ingin pembangunan kantor kementerian berdampak positif terhadap kehidupan mereka.

"Kami ingin ada pembangunan kantor di sini, wilayah sini, biar daerah kami maju," ucap Triyono.

Baca juga: Gubernur Kaltim Pastikan Izin Tambang dan Perkebunan di Lokasi Ibu Kota Negara Tak Diperpanjang

Soal Kantor Kemendagri, Triyono mengatakan warga mengusulkan kementerian ini karena tak begitu kenal dengan kementerian lain. Namun, warga menyerahkan sepenuhnya ke pemerintah pusat untuk membangun apa saja.

Meski pemerintah pusat belum menentukan titik koordinat ibu kota negara, namun warga sekitar berharap ada pembangunan di wilayah mereka sehingga bisa merasakan efek pemindahan ibu kota.

Menurut Triyono, warga akan mempersiapkan lahan lagi jika dibutuhkan pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan ibu kota negara.

Adapun, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Wahyu Widhi Heranata menjelaskan mengenai status lahan.

Widhi mengatakan, lahan bekas konsesi PT Tanito Harum akan dikembalikan kepada negara, jika perusahaan tersebut tak beroperasi lagi.

"Tapi langkah warga itu patut diapresiasi sebagai bentuk dukungan mereka terhadap pemindahan ibu kota negara ke Kaltim," kata dia.

Widhi tak ingin berkomentar banyak terkait status lahan eks PT Tanito karena izin dari Kementerian ESDM atau Pemegang Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).

"Soal lahan itu urusan pusat. Karena izin dari pusat, bukan kami," tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Vandalisme di Tangerang Lakukan Aksi Perusakan di 2 Mushala

Pelaku Vandalisme di Tangerang Lakukan Aksi Perusakan di 2 Mushala

Regional
Kasus Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar, 4 Saksi Dikenakan Wajib Lapor

Kasus Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar, 4 Saksi Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Kasus Anak yang Mengaku Disiksa Pakai Tang, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Anak yang Mengaku Disiksa Pakai Tang, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi

Regional
Kota Malang Berubah Jadi Zona Oranye dari Merah, Angka Kematian Masih Tinggi

Kota Malang Berubah Jadi Zona Oranye dari Merah, Angka Kematian Masih Tinggi

Regional
Bawaslu Temukan Ribuan Pemilih Ganda di DPS Pilkada Demak

Bawaslu Temukan Ribuan Pemilih Ganda di DPS Pilkada Demak

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Coret Dinding dan Sobek Al Quran di Mushala Tangerang

Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Coret Dinding dan Sobek Al Quran di Mushala Tangerang

Regional
Driver Ojol Bawa Lari Tas Berisi Pistol Milik Polisi Korban Kecelakaan yang Terluka dan Tak Berdaya

Driver Ojol Bawa Lari Tas Berisi Pistol Milik Polisi Korban Kecelakaan yang Terluka dan Tak Berdaya

Regional
Acara Hiburan Pesta Pernikahan Dibubarkan oleh Polisi, Tuan Rumah Sempat Menolak

Acara Hiburan Pesta Pernikahan Dibubarkan oleh Polisi, Tuan Rumah Sempat Menolak

Regional
Terkait Dugaan Korupsi, Polisi Geledah Kantor Dinas PUPR Kalbar

Terkait Dugaan Korupsi, Polisi Geledah Kantor Dinas PUPR Kalbar

Regional
Pengiriman 301 Kilogram Ganja ke Bogor Terungkap, Begini Modus Pelaku

Pengiriman 301 Kilogram Ganja ke Bogor Terungkap, Begini Modus Pelaku

Regional
Wagub Kalbar Positif Covid-19: Kemungkinan Saya Terpapar di Lingkungan Kantor

Wagub Kalbar Positif Covid-19: Kemungkinan Saya Terpapar di Lingkungan Kantor

Regional
Dinilai Tak Sesuai Syariat Islam, Pemakaman Jenazah dengan Protokol Covid-19 Ditolak Warga

Dinilai Tak Sesuai Syariat Islam, Pemakaman Jenazah dengan Protokol Covid-19 Ditolak Warga

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, Ini Pertimbangannya

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, Ini Pertimbangannya

Regional
Tambah 16 Orang, Total 32 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Positif Covid-19

Tambah 16 Orang, Total 32 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Positif Covid-19

Regional
Alami Gejala Diare, Wagub Kalbar Ternyata Positif Covid-19

Alami Gejala Diare, Wagub Kalbar Ternyata Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X