Gubernur Kaltim Pastikan Izin Tambang dan Perkebunan di Lokasi Ibu Kota Negara Tak Diperpanjang

Kompas.com - 29/08/2019, 15:17 WIB
Gubernur Kaltim Isran Noor diwawancarai awak media saat tiba di Bandara APT Pranoto Sungai Siring Samarinda, Selasa (27/8/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONGubernur Kaltim Isran Noor diwawancarai awak media saat tiba di Bandara APT Pranoto Sungai Siring Samarinda, Selasa (27/8/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com — Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor memastikan tak akan memperpanjang izin pertambangan batu bara dan perkebunan yang berada di lokasi ibu kota negara.

Lokasi yang dimaksud ialah Kecamatan Samboja, Kutai Kertanegara (Kukar), dan Kecamatan Sepaku Penajam Paser Utara (PPU).

Isran menyatakan telah mengunci kawasan peruntukan khusus nonkomersial untuk ibu kota negara seluas 200.000 hektar.

Aturan itu dibuat melalui rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) di sekitar Bukit Soeharto atau sebagian wilayah Kukar dan PPU.

Menurut Isran, draf Pergub sudah siap, tinggal diteken setelah penentuan titik koordinat.

"Sudah kami plot. Kalau ada izin di dalam kawasan itu, kami enggak perpanjang," kata Isran, Rabu (28/8/2019).

Baca juga: Soal Ibu Kota Baru, Gubernur Kaltim Bantah Lakukan Lobi ke Presiden

Isran memastikan tak ada izin yang masuk di kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto.

Adapun luas kawasan Bukit Soeharto saat ini 64,814,98 hektar berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK/231/MENLHK-PKTL/KUH/PLH-2/3/2017.

SK ini hasil revisi Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK 577/MENHUT-II/2009 pada 29 September 2009 tentang Penetapan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto yang terletak di Kabupaten Kukar dan Kabupaten PPU yang sebelumnya dipatok seluas 67.766 hektar.

Terdapat penciutan lahan seluas 2,951,02 hektar untuk pembangunan jalan tol Balikpapan- Samarinda pada era Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

"Hutan Bukti Soeharto tak mengganggu ibu kota. Justru kami rehabilitasi jadi hutan penyangga," kata Isran.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X