Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim, Wagub Ingatkan Masyarakat Jangan sampai Termarginalkan

Kompas.com - 27/08/2019, 05:24 WIB
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi saat memberikan sambutan pada Sidang Paripurna pengangkatan sumpah/janji anggota DPRD Samarinda periode 2019-2024 di GOR Segiri Samarinda Kalimantan Timur, Senin (26/8/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONWakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi saat memberikan sambutan pada Sidang Paripurna pengangkatan sumpah/janji anggota DPRD Samarinda periode 2019-2024 di GOR Segiri Samarinda Kalimantan Timur, Senin (26/8/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi menyatakan, penetapan Kaltim sebagai ibu kota negara adalah peristiwa bersejarah.

Momentum ini harus dimanfaatkan secara baik untuk membangun Kaltim lebih baik.

Dia mengatakan, ada banyak sekali pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk membangun Kaltim.

Baca juga: Soal Pemindahan Ibu Kota Negara, Ini Tanggapan Bupati Kukar

"Banyak dana akan mengalir ke sini. Banyak peluang terbuka," ungkap Hadi, Senin (26/8/2019).

Hadi mengingatkan, masyarakat Kaltim bisa bekerja lebih keras menghadapi peluang ini.

"Jangan sampai kita jadi termarjinalkan dengan datangnya ibu kota negara," tutur Hadi.

Hadi menegaskan, perlu ada peningkatan kualitas masyarakat Kaltim menghadapi pemindahan ibu kota negara. Karena akan ada persaingan ketat seiring dengan adanya ibu kota negara.

Hadi mengaku, akan berkomunikasi dengan Gubernur Kaltim Isran Noor untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar) untuk membahas sejumlah rencana. Kedua wilayah itu dipilih sebagai ibu kota negara.

Sedangkan kota dan kabupaten lain yang memiliki wilayah berdekatan seperti Balikpapan, Samarinda, Kabupaten Berau dan lainnya, turut dilibatkan menyusun rencana dukungan pembangunan sambil menunggu arahan pemerintah pusat.

Baca juga: Gubernur Kalsel Ucapkan Selamat kepada Kaltim Jadi Ibu Kota Negara

Soal lahan, kata Hadi, Pemprov telah menyiapkan kurang lebih 200.000 hektare yang terbentang di sisi timur dan barat kawasan Bukit Soeharto.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X