Layanan Data di Papua Diblokir, Proyek Rp 700 Miliar Gagal Dilelang

Kompas.com - 26/08/2019, 14:38 WIB
Warga melakukan konvoi saat aksi di Mimika, Papua, Rabu (21/08). Aksi tersebut untuk menyikapi peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang. dok BBC IndonesiaWarga melakukan konvoi saat aksi di Mimika, Papua, Rabu (21/08). Aksi tersebut untuk menyikapi peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pemblokiran jaringan data Telkom grup di Provinsi Papua telah berimbas pada berbagai sektor perekonomian.

Di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, proses lelang pekerjaan fisik pun terhambat.

"Gangguan jaringan internet di Papua menyebabkan paket proyek senilai Rp 700 miliar lebih tak dapat ditender," ujar Plt Kepala Biro Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) Provinsi Papua, Debora Salossa, di Jayapura, Senin (26/08/2019).

Baca juga: Layanan Data Telkomsel di Jayapura Masih Terputus

Ia khawatir, hambatan tersebut akan berimbas pada kualitas pekerjaan yang dilakukan pihak ketiga. Terlebih batas waktu pelelangan sudah akan berakhir.

"Kami kan harus tanda tangan kontrak dan punya calon pemenang tender pada 27 Agustus 2019 besok. Sementara gangguan jaringan ini berpengaruh pada kualitas pekerjaan karena waktu yang terbuang," tuturnya.

Sebagai solusi sementara, terang Debora, para kontraktor yang ingin mengikuti pelelangan dianjurkan untuk datang ke BLPBJ Papua untuk mengunggah berkas persyaratan dengan fasilitas yang tersedia.

Selain itu, ia juga berharap pemblokiran layanan data di Papua dapat segera diakhiri agar aktivitas bisa kembali normal.

Pemblokiran layanan data Telkom grup di Papua dan Papua Barat berlangsung sejak 19 Agustus 2019.

Baca juga: Layanan Data di Jayapura Hilang, Aktivitas Warga Sempat Terganggu, Ini Kata Telkomsel

Kebijakan tersebut diambil Kementerian Kominfo untuk mencehah penyebaran informasi tidak benar terkait aksi protes dugaan tindakan rasisme yang diterima mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Petugas Medis di Bandung Positif Covid-19, Tracing hingga ke Sumedang

2 Petugas Medis di Bandung Positif Covid-19, Tracing hingga ke Sumedang

Regional
Curhat Anak Almarhum Pasien Covid-19 yang Buka APD dan Peluk Ayahnya di Ruang Isolasi

Curhat Anak Almarhum Pasien Covid-19 yang Buka APD dan Peluk Ayahnya di Ruang Isolasi

Regional
Chef Arnold Ngamuk di Twitter Tagihan Listrik Membengkak 4 Kali Lipat, Ini Penjelasan PLN

Chef Arnold Ngamuk di Twitter Tagihan Listrik Membengkak 4 Kali Lipat, Ini Penjelasan PLN

Regional
Terkait Klaster Secapa AD, Ridwan Kamil: Warga Tidak Boleh Menolak Diperiksa

Terkait Klaster Secapa AD, Ridwan Kamil: Warga Tidak Boleh Menolak Diperiksa

Regional
Mencuri Bawang untuk Bayar Rapid Test

Mencuri Bawang untuk Bayar Rapid Test

Regional
Mengenal 'Wong Kalang', Suku Asli Jawa, Hidup Nomaden dari Hutan ke Hutan

Mengenal "Wong Kalang", Suku Asli Jawa, Hidup Nomaden dari Hutan ke Hutan

Regional
PPDB 2020, Jumlah Calon Siswa SMA Swasta Semarang Merosot hingga 60 Persen

PPDB 2020, Jumlah Calon Siswa SMA Swasta Semarang Merosot hingga 60 Persen

Regional
Sasar Klaster Industri, Gugus Tugas Jabar Sediakan 2.000 Swab Test PCR

Sasar Klaster Industri, Gugus Tugas Jabar Sediakan 2.000 Swab Test PCR

Regional
'Saya Angkat Sendiri Jenazah Adik dari Ember, Kondisinya Sudah Kaku'

"Saya Angkat Sendiri Jenazah Adik dari Ember, Kondisinya Sudah Kaku"

Regional
Pemprov Bali Cairkan Insentif Rp 3,7 M untuk Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Pemprov Bali Cairkan Insentif Rp 3,7 M untuk Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Regional
Puluhan Orang Berburu Harta Karun Makam Kuno 'Wong Kalang' di Hutan Blora

Puluhan Orang Berburu Harta Karun Makam Kuno "Wong Kalang" di Hutan Blora

Regional
Meski Pandemi, Luwu Utara Surplus Beras Hingga 34.000 Ton Lebih

Meski Pandemi, Luwu Utara Surplus Beras Hingga 34.000 Ton Lebih

Regional
Pelempar Al Quran di Makassar: Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Pelempar Al Quran di Makassar: Saya Khilaf, Saya Minta Maaf

Regional
2 dari 6 Tahanan Covid-19 yang Kabur di Jayapura Menyerahkan Diri

2 dari 6 Tahanan Covid-19 yang Kabur di Jayapura Menyerahkan Diri

Regional
Tak Terima Penghulu Hendak Nikahkan Anaknya, Ibu Pengantin: Stop Bapak

Tak Terima Penghulu Hendak Nikahkan Anaknya, Ibu Pengantin: Stop Bapak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X