Layanan Data di Jayapura Hilang, Aktivitas Warga Sempat Terganggu, Ini Kata Telkomsel

Kompas.com - 19/08/2019, 19:56 WIB
Suasana  saat ribuan pendemo ditemui Gubernur Papua Lukas Enembe di Lapangan Apel Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Senin (19/08/2019) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDISuasana saat ribuan pendemo ditemui Gubernur Papua Lukas Enembe di Lapangan Apel Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Senin (19/08/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Jaringan data di Jayapura, Papua, hilang sejak sekitar pukul 17.00 WIT. Hingga berita ini diturunkan sekira pukul 21.25 WIT atau sekitar pukul 19.25 WIB, jaringan data di Jayapura belum pulih.

Menurut pantauan Kompas.com, jaringan data mulai hilang sejak pukul 17.00 WIT saat Kompas.com meliput aksi long march protes soal mahasiswa Papua di Jayapura di Kantor Gubernur Papua, Senin (19/8/2019).

Waktu itu, sinyal 2G masih bisa untuk melakukan aktivitas berkirim pesan via WhatsApp. Namun setelahnya, hilang sama sekali.

Sehingga saat ini, layanan telekomunikasi di Jayapura praktis hanya untuk aktivitas menelepon dan SMS saja.


Sejumlah wartawan yang bekerja untuk melaporkan situasi terkini di Jayapura terpaksa meminta WiFi ke Hotel Aston, atau di kantor PT Telkom setempat. Atau, di tempat-tempat umum yang menyediakan fasilitas WiFi.

Sebagai informasi, di Jayapura sebagian besar warga menggunakan layanan Telkomsel, sementara layanan Indosat dan XL Axiata juga ada namun terbatas. 

Baca juga: Aksi Protes Warga Jayapura Papua Terkonsentrasi di 2 Titik

Sempat hambat aktivitas warga

Alex, seorang jurnalis di salah satu media online Papua, mengeluhkan Kesulitan mengirim berita karena tidak ada jaringan data.

Sementara pegawai bank BRI di Jayapura bernama Ria Susmiyati mengatakan hilangnya jaringan data menganggu pekerjaannya.

"Tidak bisa kirim laporan karena sejak sore sekitar pukul 5 jaringan data hilang" katanya.

Semakin malam, warga di Jayapura juga sudah mulai berkurang aktivitasnya sehingga soal pelambatan layanan data ini tidak terlalu mengganggu aktivitas warga lain.

Humas Telkomsel Regional Papua-Maluku Muhammad Kadri menjelaskan bila hilangnya jaringan data bukan dilakukan oleh Telkomsel.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

Regional
Kisah Yusuf Pulang dari Wuhan lalu Masuk Karantina Natuna, Takut dan Was-was Saat Wabah Corona Merebak

Kisah Yusuf Pulang dari Wuhan lalu Masuk Karantina Natuna, Takut dan Was-was Saat Wabah Corona Merebak

Regional
7 Fakta di Balik Kasus Bullying Siswi SMP di Purworejo, Berkebutuhan Khusus, Dimintai Uang hingga Pelaku Tak Ditahan

7 Fakta di Balik Kasus Bullying Siswi SMP di Purworejo, Berkebutuhan Khusus, Dimintai Uang hingga Pelaku Tak Ditahan

Regional
Dikepung Banjir dan Longsor, Wisatawan Geopark Ciletuh Terjebak Tidak Bisa Pulang

Dikepung Banjir dan Longsor, Wisatawan Geopark Ciletuh Terjebak Tidak Bisa Pulang

Regional
Longsor Kembali Jebol Rumah Warga Kulon Progo

Longsor Kembali Jebol Rumah Warga Kulon Progo

Regional
Kronologi Keponakan Tembak Paman dengan Senapan Angin hingga Tewas

Kronologi Keponakan Tembak Paman dengan Senapan Angin hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X