28 Mantan Anggota DPRD Gunungkidul Belum Kembalikan Laptop, Alasannya Sibuk

Kompas.com - 21/08/2019, 20:07 WIB
Gedung DPRD Gunungkidul KOMPAS.com/MARKUS YUWONOGedung DPRD Gunungkidul

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Masa bakti 45 anggota DPRD Gunungkidul, Yogyakarta sudah berakhir, Sabtu (10/8/2019).

Namun, dari 45 anggota dewan, baru 17 orang yang mengembalikan fasilitas negara berupa laptop. Sebagian di antaranya pun sudah rusak.

Staf Perlengkapan dan Pengurusan Barang Sekretariat DPRD Gunungkidul, Sukiyat mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat agar mantan anggota dewan segera mengembalikan laptop.

Batasan pengembalian diharapkan pada Kamis (8/8/2019) lalu. Namun, hingga Rabu (21/8/2019) baru 17 orang yang mengembalikan.

"Laptop merupakan aset pemkab dan harus dilaporkan. Masa tugas sudah berakhir, jadi laptop itu harus dikembalikan," katanya saat dihubungi wartawan, Rabu. 

Baca juga: Wayang dan Dalang, Warnai Aksi Demo di Pelantikan Anggota DPRD Kudus

Sukiyat mengatakan, dari 17 laptop yang dikembalikan ada yang rusak pada bagian monitor. Namun, secara pengoperasian, laptop itu masih bisa digunakan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Hijau di Riau Tinggal Satu Kabupaten, Ini Kunci Keberhasilannya

Zona Hijau di Riau Tinggal Satu Kabupaten, Ini Kunci Keberhasilannya

Regional
Kepala Dinas P5A Surabaya Meninggal, Sempat Dinyatakan Positif Covid-19

Kepala Dinas P5A Surabaya Meninggal, Sempat Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Ditetapkan Tersangka, Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Terancam 7 Tahun Penjara

Ditetapkan Tersangka, Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Terancam 7 Tahun Penjara

Regional
Banjir di Sintang, Puluhan Rumah Rusak dan Jembatan Gantung Putus

Banjir di Sintang, Puluhan Rumah Rusak dan Jembatan Gantung Putus

Regional
Kasus Positif Covid-19 di 3 Kantor Media, Pemkot Surabaya: Kita Lakukan Tracing

Kasus Positif Covid-19 di 3 Kantor Media, Pemkot Surabaya: Kita Lakukan Tracing

Regional
Dekat dengan Semarang, 3 Kecamatan di Kendal Tinggi Kasus Covid-19

Dekat dengan Semarang, 3 Kecamatan di Kendal Tinggi Kasus Covid-19

Regional
TVRI dan RRI Jawa Timur Lumpuh Akibat Corona, Ini Faktanya

TVRI dan RRI Jawa Timur Lumpuh Akibat Corona, Ini Faktanya

Regional
'Saya Baru Tahu Surat Izin Masuk Ini Palsu, padahal Sudah Bayar Rp 700.000'

"Saya Baru Tahu Surat Izin Masuk Ini Palsu, padahal Sudah Bayar Rp 700.000"

Regional
42 Pasien Covid-19 Sembuh di Denpasar, Gugus Tugas: Kesembuhan Kembali Meningkat

42 Pasien Covid-19 Sembuh di Denpasar, Gugus Tugas: Kesembuhan Kembali Meningkat

Regional
Suami Istri Meninggal karena Covid-19, Tinggalkan Anak yang juga Terpapar Corona

Suami Istri Meninggal karena Covid-19, Tinggalkan Anak yang juga Terpapar Corona

Regional
Satu Keluarga di Gunungkidul Tertular Covid-19, Belum Jelas Sumber Penularannya

Satu Keluarga di Gunungkidul Tertular Covid-19, Belum Jelas Sumber Penularannya

Regional
Wali Kota Mataram Ancam Tutup Pasar Tradisional jika Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Wali Kota Mataram Ancam Tutup Pasar Tradisional jika Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
25 Tenaga Medis RSUD Moewardi Solo Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Pesta Usai Wisuda

25 Tenaga Medis RSUD Moewardi Solo Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Pesta Usai Wisuda

Regional
Seorang Kepala Dinas di Maluku Positif Covid-19, Dirawat di RSUP Ambon

Seorang Kepala Dinas di Maluku Positif Covid-19, Dirawat di RSUP Ambon

Regional
Hadiri Sidang di BK DPRD Gresik, Keluarga Korban Pemerkosaan Batal Cabut Laporan

Hadiri Sidang di BK DPRD Gresik, Keluarga Korban Pemerkosaan Batal Cabut Laporan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X