Petugas Amankan 7 Pendaki Ilegal di Gunung Gede Pangrango

Kompas.com - 21/08/2019, 07:59 WIB
Petugas gabungan Balai Besar TNGGP Jawa Barat melaksanakan tugas patroli pengamanan dan pencegahan kebakaran hutan pada 16-17 Agustus 2019. Dalam giat tersebut petugas mengamankan 7 orang pendaki ilegal.. Dok: Balai Besar TNGGPPetugas gabungan Balai Besar TNGGP Jawa Barat melaksanakan tugas patroli pengamanan dan pencegahan kebakaran hutan pada 16-17 Agustus 2019. Dalam giat tersebut petugas mengamankan 7 orang pendaki ilegal..

CIANJUR, KOMPAS.com – Petugas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Jawa Barat mengamankan tujuh orang pendaki ilegal di dalam kawasan Gede-Pangrango.

Mereka kedapatan tengah berada di jalur pendakian saat petugas gabungan melaksanakan patroli pengamanan dan pencegahan kebakaran hutan pada 16-17 Agustus 2019.

Dari hasil pemeriksaan, para pendaki ilegal tersebut merupakan warga Kadudampit, Sukabumi, dan dipastikan masuk ke kawasan Gunung Gede Pangrango melalui jalur tak resmi.

“Diamankan di jalur pendakian, belum sampai ke puncak. Karena warga Sukabumi oleh tim digiring turun untuk diserahkan ke petugas Resot PTN Selabintana guna pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Humas Balai Besar TNGGP, Ade Bagja Hidayat kepada Kompas.com, Selasa (20/08/2019) malam.


Baca juga: Diduga Sakit, Seorang Pendaki Meninggal di Gunung Kerinci

Ade menegaskan, aktivitas pendakian yang dilakukan mereka dipastikan ilegal karena Balai Besar TNGGP sedang menutup sementara aktivitas pendakian dari semua pintu masuk terhitung sejak 12 hingga 21 Agustus.

“Penutupan dilakukan dalam rangka antisipasi kebakaran hutan, pengamanan kawasan dan kegiatan operasi bersih,” katanya.

Balai Besar TNGGP menerjunkan tim gabungan dari unsur ASN, polhut, masyarakat mitra dan sukarelawan untuk melaksanakan tugas patroli pengamanan dan pencegahan kebakaran hutan di jalur pendakian pada 16-17 Agustus 2019.

Dalam giatnya, tim yang dibagi ke dalam empat regu itu melakukan penyisiran ke segala penjuru di kawasan Alun-alun Suryakancana (Surken) hingga puncak Gunung Gede.

Baca juga: Piramida 4 Meter Ini Dibuat dari Sampah Botol Plastik Pendaki Merbabu...

Tim berangkat Jumat (16/08/2019) sekitar pukul 17.00 WIB melalui pos Gunung Putri Cianjur menuju Alun-alun Surken dan turun via jalur pendakian Salabintana, Sukabumi keesokan harinya.

“Patroli dilakukan untuk mencegah pendakian ilegal dan pencegahan kebakaran hutan. Tim juga sempat melaksanakan upacara bendera 17 Agustus di atas (Alun-alun Surken),” ucap Ade.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Regional
Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Regional
Cerita di Balik Kedatangan Bupati Minahasa Selatan ke Istana, Tak Diundang Jokowi hingga Pernah Diperiksa KPK

Cerita di Balik Kedatangan Bupati Minahasa Selatan ke Istana, Tak Diundang Jokowi hingga Pernah Diperiksa KPK

Regional
Cabut Izin Mendirikan Gereja, Bupati Bantul Digugat

Cabut Izin Mendirikan Gereja, Bupati Bantul Digugat

Regional
Air Sumur Mendidih di Ambon, Ini Penjelasan LIPI

Air Sumur Mendidih di Ambon, Ini Penjelasan LIPI

Regional
'Terima Kasih Banyak Bapak Presiden Jokowi Sudah Kirimkan Saya Uang'

"Terima Kasih Banyak Bapak Presiden Jokowi Sudah Kirimkan Saya Uang"

Regional
Pedagang Pasar Tiba-tiba Lempari Gerbang Universitas Riau dengan Sayur dan Buah

Pedagang Pasar Tiba-tiba Lempari Gerbang Universitas Riau dengan Sayur dan Buah

Regional
DPRD Jabar Kritisi soal Komunikasi dengan Ridwan Kamil

DPRD Jabar Kritisi soal Komunikasi dengan Ridwan Kamil

Regional
Angin Kencang Tak Berhenti Terjang Permukiman Warga di Magelang, Ratusan Rumah Rusak

Angin Kencang Tak Berhenti Terjang Permukiman Warga di Magelang, Ratusan Rumah Rusak

Regional
Ucapan Selamat kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin dari Asmat Papua

Ucapan Selamat kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin dari Asmat Papua

Regional
Fakta Tetty Paruntu Bupati Minahasa Selatan yang Datang ke Istana, Kader Golkar yang Peduli Pada Lansia

Fakta Tetty Paruntu Bupati Minahasa Selatan yang Datang ke Istana, Kader Golkar yang Peduli Pada Lansia

Regional
Densus 88 Dimarahi Pemilik Indekos yang Disewa Terduga Teroris, Disuruh Buka Sepatu

Densus 88 Dimarahi Pemilik Indekos yang Disewa Terduga Teroris, Disuruh Buka Sepatu

Regional
Santri Tewas Terjatuh dari Pohon Kelapa Jam 2 Dini Hari, Orangtua Heran

Santri Tewas Terjatuh dari Pohon Kelapa Jam 2 Dini Hari, Orangtua Heran

Regional
Pemprov Sulsel Gandeng KPK untuk Tingkatkan Kapasitas Humas

Pemprov Sulsel Gandeng KPK untuk Tingkatkan Kapasitas Humas

Regional
Penemuan Ikan Bertuliskan Kata “Ambon” dan 'Maluku', Diduga dari Koran yang Menempel

Penemuan Ikan Bertuliskan Kata “Ambon” dan "Maluku", Diduga dari Koran yang Menempel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X