Terdampak Proyek Tol Cisumdawu, 4 SD di Sumedang Belum Direlokasi

Kompas.com - 20/08/2019, 17:54 WIB
Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Dokumentasi Kementerian PUPRTol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu).

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sebanyak empat bangunan sekolah dasar (SD) yang terdampak proyek Tol Cisumdawu (Cileunyi, Sumedang, Dawuan), Jawa Barat, belum direlokasi.

Hal ini membuat pihak sekolah, pelajar hingga orangtua siswa khawatir.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Eka Ganjar mengakui, hingga saat ini masih ada empat SD yang berada wilayah proyek Tol Cisumdawu belum direlokasi.

Baca juga: Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu Terhambat, Ini Alasan Wagub Jabar

Eka menuturkan, keempat SD tersebut yaitu SDN Cijolang di Kecamatan Tanjungsari, SDN Sukawening, SDN Sukamulya, Desa Sirnamulya, dan SDN Sukalerang, di Kecamatan Sumedang Utara.

"Saat ini, semuanya masih dalam tahap proses pengajuan ke Satker Tol Cisumdawu (Kementerian PUPR). Untuk penyediaan lahannya nanti oleh Pemkab Sumedang melalui APBD," ujar Eka, kepada Kompas.com, di kantornya, Selasa (20/8/2019).

Eka menyebutkan, dari empat SD tersebut, dua di antaranya saat ini sudah dalam tahap pembebasan lahan.

Sedangkan, untuk dua SD lainnya harus dianggarkan terlebih dahulu untuk pembebasan lahannya.

"Untuk Cijolang belum ada lahan, karena statusnya masih sengketa. Sehingga jalan keluarnya, Pemkab Sumedang harus mencari lahan di wilayah sekitar yang steril (bukan lahan sengketa). Kalau untuk SDN Sukawening, status tanahnya memang tanah desa tapi lokasinya jauh dari pemukiman warga," tutur dia.

Baca juga: Polisi: Hanya Mobil Ukuran Kecil yang Bisa Lewat Tol Cisumdawu

Terkait hal ini, kata Eka, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang menjadi leading sektor yang dituntut untuk bertanggung jawab.

Namun, Eka berharap, lintas sektoral juga turut membantu Dinas Pendidikan Sumedang, agar keberlangsungan kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa tidak terganggu atau terdampak pembangunan proyek Tol Cisumdawu.

"Tentu bukan hanya dinas pendidikan saja, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan, Satker Kementerian, dan semuanya harus terlibat. Mudah-mudahan pengajuan yang kami lakukan di tahun ini cepat terealisasi," kata dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Gagal Panen, Pasokan Ikan Air Tawar di Pasar Tradisional Cianjur Menurun

Regional
Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Mobil Mercy Tabrak Belakang Truk Brimob, Sopir Tewas, 2 Luka

Regional
Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Banjir di Sumbar, 327 Rumah Warga Tergenang, Satu Bocah Tewas

Regional
Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Usai Makan Ikan, 1 Warga Tewas, 5 Dirawat di Rumah Sakit

Regional
Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Cerita Ones, Guru Pedalaman Papua Dapat Beasiswa di Rusia, Ingin Bangun Sekolah di Kampung Halaman

Regional
Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Susul Aceh dan NTB, Bank Nagari Jadi BPD Syariah Ketiga di Indonesia

Regional
Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Kawah Gunung Karangetang Terus Keluarkan Lava, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Penipuan Umrah di Banyumas, Dijanjikan Berangkat Gratis hingga Investasi Benda Antik

Regional
Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Jatuh dari Motor, Pria Ini Tewas Tertabrak Mobil

Regional
Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Segel Kantor DLH Kota Parepare Akhirnya Dibuka

Regional
Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Regional
Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Partai Gelora Klaim sebagai Partai Islam Nasionalis

Regional
Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Diselundupkan dari Malaysia, 4 Anak Singa, 1 Leopard, dan 58 Kura-kura Dimasukkan dalam Kotak

Regional
Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Desainer Kerajinan Kulit Langka, Pemkab Magetan Akan Buka D1 Gratis

Regional
TEDxJalanTunjunganWomen: Sebarkan Ide Pendidikan Seks hingga Menggali Potensi Perempuan

TEDxJalanTunjunganWomen: Sebarkan Ide Pendidikan Seks hingga Menggali Potensi Perempuan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X