Pasca-OTT Gubernur Kepri, Kadis PU Kepri Kembali Diperiksa KPK

Kompas.com - 19/08/2019, 15:17 WIB
Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Biro Humas) KPK atau yang lebih dikenal sebagai Juru Bicara KPK Febri Diansyah KOMPAS.COM/HADI MAULANAKepala Biro Hubungan Masyarakat (Biro Humas) KPK atau yang lebih dikenal sebagai Juru Bicara KPK Febri Diansyah

BATAM, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepulauan Riau Abu Bakar kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (19/8/2019).

Pemeriksaan ini merupakan serangkaian kegiatan pasca-operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan terhadap Gubernur Kepri non aktif Nurdin Basirun belum lama ini.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Biro Humas) KPK atau yang lebih dikenal sebagai Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan pemeriksaan ini.

Tidak saja Abu Bakar, Febri mengatakan, ada sembilan pejabat Kepri lainnya yang juga dijadwalkan pemeriksaan pada hari ini.


Baca juga: Kasus Suap Gubernur Kepri, KPK Panggil Sembilan Saksi

"Tidak saja kepala dinas PU, ada 9 pejabat Kepri lainnya yang juga kita panggil," kata Febri, melalui pesan singkat, Senin (19/8/2019).

Febri menegaskan, seluruh pejabat tersebut dipanggil sebagai saksi terkait dengan izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kepri tahun 2018/2019.

Adapun beberapa nama yang diperiksa hari ini selain Abu Bakar, di antaranya PLT Kepala DInas ESDM Pemprov Kepri Hendri Kurniadi dan pegawai honorer pada Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Kepri Muhammad Shalihin.

Kemudian, Kepala Biro Umum Provinsi Kepri Martin Luther Maromon, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2017-2018, Yerri.

Selanjutnya, Sekda Provinsi Kepri Arif Fadilah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Kepri Zuhendri, mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatikan Pemprov Kepri Guntur Sati.

Baca juga: Terkait Kasus OTT Gubernur Kepri, Supir Kadis Kelautan Kepri Ikut Dipanggil KPK

Terakhir Kepala Dinas Ketehanan Pangan Pertanian dan Kesehatan Hewan Pemprov Kepri Ahmad Nizar.

Lebih jauh, Febri mengatakan, selain kasus suap izin reklamasi, KPK juga mencium adanya kasus gratifikasi dari Gubernur Kepri non aktif Nurdin Basirun.

Hal ini diduga dari sejumlah uang tunai yang didapat dari beberapa tas yang ada di rumah dinas Nurdin Basirun, mulai dari pecahan dollar AS hingga pecahan rupiah.

"Diduga gratifikasi terkait perizinan yang didapat dari pemberian pihak lain, mulai dari unit-unit dinas atau OPD terkait di Kepri," ujar dia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kondisi Membaik, Bayi yang Dibuang di Jember Diserahkan ke PSAB

Kondisi Membaik, Bayi yang Dibuang di Jember Diserahkan ke PSAB

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome di Brebes, Diduga Alami Kelainan Seksual

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome di Brebes, Diduga Alami Kelainan Seksual

Regional
Jual Obat Penggugur Kandungan, Penjual Obat Kuat di Madiun Ditangkap

Jual Obat Penggugur Kandungan, Penjual Obat Kuat di Madiun Ditangkap

Regional
Ningsih Tinampi Klarifikasi Ucapannya Soal Datangkan Malaikat

Ningsih Tinampi Klarifikasi Ucapannya Soal Datangkan Malaikat

Regional
Negatif Corona, Mahasiswa Maluku yang Dikarantina Akhirnya Pulang ke Rumah

Negatif Corona, Mahasiswa Maluku yang Dikarantina Akhirnya Pulang ke Rumah

Regional
Seorang Pria di Lampung Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Korban Pembunuhan

Seorang Pria di Lampung Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Puluhan Rumah Warga di Karawang Rusak akibat Terjangan Puting Beliung

Puluhan Rumah Warga di Karawang Rusak akibat Terjangan Puting Beliung

Regional
Tak Dipinjamkan Sepeda Motor, Adik Bakar Rumah Abang Ipar di Aceh Utara

Tak Dipinjamkan Sepeda Motor, Adik Bakar Rumah Abang Ipar di Aceh Utara

Regional
Lewat Jalur Darat, Pengantaran Jenazah Pratu Yanuarius Dikawal hingga Atambua

Lewat Jalur Darat, Pengantaran Jenazah Pratu Yanuarius Dikawal hingga Atambua

Regional
Petugas Lapas Banceuy Bandung Temukan 30 Gram Sabu di Tong Sampah

Petugas Lapas Banceuy Bandung Temukan 30 Gram Sabu di Tong Sampah

Regional
Petani Buat Sayembara untuk Tangkap Pembuang Sampah di Selokan Mataram

Petani Buat Sayembara untuk Tangkap Pembuang Sampah di Selokan Mataram

Regional
Sertu Ikrar, Korban Helikopter MI-17, Dimakamkan di TMP Kota Sorong

Sertu Ikrar, Korban Helikopter MI-17, Dimakamkan di TMP Kota Sorong

Regional
Langka dan Mahal, Pemkab Cilacap Kirim 10.000 Masker untuk Pekerja Migran di Hong Kong

Langka dan Mahal, Pemkab Cilacap Kirim 10.000 Masker untuk Pekerja Migran di Hong Kong

Regional
Wagub Jabar Sebut Pembakaran Kantor Desa di Tasikmalaya Upaya Hilangkan Barang Bukti Dugaan Korupsi

Wagub Jabar Sebut Pembakaran Kantor Desa di Tasikmalaya Upaya Hilangkan Barang Bukti Dugaan Korupsi

Regional
Baru Kumpulkan 10.000 KTP, Calon Perseorangan Pilkada Kabupaten Semarang Berharap Ada Keajaiban

Baru Kumpulkan 10.000 KTP, Calon Perseorangan Pilkada Kabupaten Semarang Berharap Ada Keajaiban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X