Kompas.com - 18/08/2019, 20:20 WIB
Warga suku Mausu Ane di pedalaman Pulau Seram, Maluku ikut memperingati upacara HUT kemerdekaan RI ke 74 di wilayah tersebut, Sabtu (18/8/2019) RAHMAT RAHMAN PATTYWarga suku Mausu Ane di pedalaman Pulau Seram, Maluku ikut memperingati upacara HUT kemerdekaan RI ke 74 di wilayah tersebut, Sabtu (18/8/2019)

AMBON,KOMPAS.com- Upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 ikut dilaksanakan warga Suku Mausu Ane di pedalaman Pulau Seram, Maluku, Sabtu (17/8/2019).

Upacara yang dipusatkan di tengah hutan Kecamatan Seram Utara, tepatnya di lokasi permukiman baru bagi warga Suku Mausu Ane ini merupakan upacara pertama kali yang baru diikuti warga suku terasing di pulau tersebut.

Dalam upacara tersebut, tiga anak warga suku terasing itu ikut menggerek bendera merah putih ke tiang bendera kemudian mengibarkannya dengan diikuti alunan musik lagu Indonesia Raya.

Baca juga: Bantu Suku Terasing Mausu Ane, TNI Jalan Kaki Bawa Logistik 8 Jam

Danramil 1505 Seram Utara,Kapten La Ode Maruf yang menjadi inspektur upacara mengatakan, pihaknya sengaja menggelar upacara HUT ke-74 kemerdekaan RI di wilayah itu karena selama ini warga suku terasing tersebut belum pernah mengikuti upacara kemerdekaan.

“Kami dari Koramil 1505, Kodim Masohi sengaja membuat upacara 17 Agustus di Mausu Ane ini karena selama ini mereka (warga) belum tahu kegiatan upacara bendera itu seperti apa sih, jadi mereka baru rasakan sekarang ini ternyata kegiatannya seperti ini,”kata Maruf kepada waratwan, Minggu (18/8/2019).

Selain warga Mausu Ane, Maruf mengatakan pihaknya juga ikut melibatkan sejumlah warga desa pegunungan di wilayah pedalaman Pulau Seram untuk mengikuti upacara, termasuk aparat kepolisian, perwakilan pemerintah daerah setempat, dan aparat Satgas TNI BKO Yonif RK 136 yang bertugas di Kabupaten Maluku Tengah.

“Kami juga libatkan kampung-kampung pegunungan seperti dari Manuo rendah, Siahari dan ada sebagian juga dari Snea, termasuk polisi dan perwakilan pemerintah daerah, ada juga guru,” katanya.

Baca juga: Tiga Warga Suku Terasing Meninggal karena Busung Lapar, 2 Balita

Dia mengaku pelaksanaan upacara HUT RI ke-74 di wilayah tersebut diikuti oleh seluruh warga suku Mausu Ane. Pelibatan warga suku terasing itu sengaja dilakukan agar mereka lebih mengenal dan mencintai NKRI.

"Semua warga Mausu Ane ikut dalam upacara karena dari jauh-jauh hari sudah kami sampaikan mereka wajib hadir,”ujarnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.