Pembunuh Pensiunan TNI AL Dituntut 20 Tahun Penjara

Kompas.com - 16/08/2019, 17:32 WIB
Abdul alias Bedul terdakwa kasus pembunuhan pensiunan TNI AL Arnold Tambunan dituntut 20 tahun penjara oleh jaksa di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kepuluan Riau, Jumat (16/8/2019). RAYMON SANDYAbdul alias Bedul terdakwa kasus pembunuhan pensiunan TNI AL Arnold Tambunan dituntut 20 tahun penjara oleh jaksa di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kepuluan Riau, Jumat (16/8/2019).

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Abdul alias Bedul terdakwa kasus pembunuhan pensiunan TNI Aangkatan Laut, Arnold Tambunan, dituntut 20 tahun penjara oleh jaksa di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Kepuluan Riau, Jumat (16/8/2019).

Dalam agenda sidang tuntutan, jaksa penuntut umum (JPU) Destia Dwi Purnomo mengatakan, terdakwa dengan sengaja dan direncanakan, telah menghilangkan nyawa orang lain.

Perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 340 KUHP.

"Terdakwa diancam hukuman penjara selama 20 tahun," kata Dwi dalam persidangan, Jumat.

Baca juga: Abdul Habisi Pensiunan TNI AL Hanya karena Tergiur Upah Rp 20 Juta

Dalam pertimbangan, jaksa menilai tidak adanya perdamaian yang dilakukan terdakwa.

Selain itu, perbuatan terdakwa telah menghilangkan nyawa orang lain dan meresahkan masyarakat.

Meski demikian, terdakwa bersikap kooperatif dan menyesali perbuatannya.

Mendengar tuntutan itu, penasihat hukum terdakwa meminta waktu selama satu pekan untuk mempersiapkan materi nota pembelaan atau pleidoi.

Kasus ini bermula dari persoalan utang. Terdakwa Abdul yang merasa tersinggung kemudian merencanakan pembunuhan terhadap korban.

Setelah berhasil membunuh, Abdul dan temannya Rasyid membungkus korban dengan plastik hitam, lalu dimasukan kedalam septic tank rumah kontarakan milik Rasyid.

Jasad korban baru ditemukan dalam septic tank setelah enam bulan, tepatnya pada 14 Februari 2019.

Baca juga: Pembunuh Pensiunan TNI AL Menangis Saat Diberi Tahu Ibunya Meninggal



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Sumsel yang Nekat Mudik dari Zona Merah Corona Akan Dijadikan ODP

Warga Sumsel yang Nekat Mudik dari Zona Merah Corona Akan Dijadikan ODP

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Kalbar Bertambah Jadi 10 Orang

Pasien Positif Covid-19 di Kalbar Bertambah Jadi 10 Orang

Regional
Cegah Pemudik, 2 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Lakukan Karantina Mandiri

Cegah Pemudik, 2 Desa di Kabupaten Tasikmalaya Lakukan Karantina Mandiri

Regional
Labkes Riau Menunggu Persetujuan Menkes untuk Tes Swab Corona

Labkes Riau Menunggu Persetujuan Menkes untuk Tes Swab Corona

Regional
Satu Warga Positif Covid-19, Klaten Tetapkan Status KLB

Satu Warga Positif Covid-19, Klaten Tetapkan Status KLB

Regional
Sejak Pandemi Corona, Warga Sumedang Keluhkan Kelangkaan Gula Pasir

Sejak Pandemi Corona, Warga Sumedang Keluhkan Kelangkaan Gula Pasir

Regional
Polisi Duga PNS yang Tewas di Hutan Pinus Bandung Dibunuh di Tempat Lain

Polisi Duga PNS yang Tewas di Hutan Pinus Bandung Dibunuh di Tempat Lain

Regional
Aniaya Warga hingga Tewas, 9 Polisi Hanya Dituntut 1 Tahun Penjara, Keluarga Heran

Aniaya Warga hingga Tewas, 9 Polisi Hanya Dituntut 1 Tahun Penjara, Keluarga Heran

Regional
Banyak Warga Mudik, Jumlah ODP di NTB Mencapai 1.025 Orang

Banyak Warga Mudik, Jumlah ODP di NTB Mencapai 1.025 Orang

Regional
Ketahuan Suami Selingkuhan yang Mudik Mendadak Saat Wabah Corona, Kades Diikat dan Dihajar Warga

Ketahuan Suami Selingkuhan yang Mudik Mendadak Saat Wabah Corona, Kades Diikat dan Dihajar Warga

Regional
15 Pengusaha Muda Tasikmalaya Produksi Jutaan 'Masker Edukasi' Cegah Corona, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

15 Pengusaha Muda Tasikmalaya Produksi Jutaan "Masker Edukasi" Cegah Corona, Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Regional
Ini Penjelasan KKP soal 316 Pekerja dari Italia Tiba di Bali Tak Dikarantina

Ini Penjelasan KKP soal 316 Pekerja dari Italia Tiba di Bali Tak Dikarantina

Regional
Usai dari Depok, Seorang PNS Pemprov Kalbar Ini Positif Corona

Usai dari Depok, Seorang PNS Pemprov Kalbar Ini Positif Corona

Regional
Pemprov Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat, Kapal Berpenumpang Dilarang Berlabuh

Pemprov Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat, Kapal Berpenumpang Dilarang Berlabuh

Regional
Pulang dari Sukabumi, 26 Calon Perwira Polisi Asal Sumbar Jalani Karantina 14 Hari

Pulang dari Sukabumi, 26 Calon Perwira Polisi Asal Sumbar Jalani Karantina 14 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X