PT KAI Daop III Cirebon Resmikan Nama Baru Kereta Api "GoCher”

Kompas.com - 16/08/2019, 11:24 WIB
Tamsil Nurhamedi, Vice President PT KAI Daop III Cirebon, bersama jajaran, membagikan kue dan kaos kepada sejumlah  penumpang pada awal pengoperasian KA Argo Cheribon atau GoCher, Jumat (16/8/2019).MUHAMAD SYAHRI ROMDHON Tamsil Nurhamedi, Vice President PT KAI Daop III Cirebon, bersama jajaran, membagikan kue dan kaos kepada sejumlah  penumpang pada awal pengoperasian KA Argo Cheribon atau GoCher, Jumat (16/8/2019).

CIREBON, KOMPAS.com – PT Kereta Api Daerah Operasional (Daop) III Cirebon, Jawa Barat, menggoperasikan kereta dengan nama baru KA Argo Cheribon yang disingkat “GoCher”, Jumat siang (16/8/2019).

Nama baru ini menggantikan tiga kereta sebelumnya, yakni KA Argo Jati, KA Cirebon Ekspres, dan KA Tegal Bahari.

Prosesi penggantian nama KA Gocher ini dilakukan dengan cara pemberian kue kepada seluruh penumpang perdana GoCher yang berangkat dari Cirebon menuju Jakarta jam 07.25 WIB. Jumlah kue yang dibagikan sebanyak 2019 buah sesuai dengan jumlah tahun ini.


Baca juga: Peringati HUT RI, PT KAI Sediakan 10.788 Kursi Kereta Api Gratis

Tak hanya pemberian kue, petugas juga memberikan kenang-kenangan berupa kaos berlogo PT Kereta Api dan nama KA GoCher. Kaos ini diberikan kepada sejumlah penumpang yang berada di beberapa rangkaian kereta.

Kuswardojo, Manajer Humas PT KAI Daop III Cirebon menyampaikan, penggantian nama ini merupakan upaya memaksimalkan pelayanan PT Kereta Api kepada para pelanggan. Ini juga menjawab permintaan para penumpang yang meminta jumlah kapasitas tempat duduk terus ditambahkan.

“Dengan penggabungan tiga nama kereta menjadi satu, jumlah tempat duduk pun berubah dari yang semula 7.200 menjadi 7.980 tempat duduk dalam satu hari. Penambahan ini sesuai masukan dari para pengguna jasa. Ada pun jumlah jadwal keberangkatan tetap sama seperti sebelumnya,” kata Kuswardojo.

Baca juga: Peringati HUT RI, Tiket Kereta Api Lokal Digratiskan, Begini Caranya

Kuswardojo menyebut, jadwal keberangkatan KA GoCher sebanyak 16 buah perjalanan. Pembagiannya, 8 perjalanan kereta dari Cirebon menuju Jakarta, dan 8 perjalanan lainnya sebaliknya, dari Jakarta menuju Cirebon.

“Tidak banyak berubah kecuali yang jadwal 05.25 WIB dari Cirebon menuju Jakarta yang sebelumnya regular kini menjadi fakultatif, dan jadwal jam 16.45 WIB dari Jakarta menuju Cirebon yang sebelumnya fakultatif menjadi regular. Selain kedua jam pemberangkatan itu, ke 16 jadwal lainnya masih tetap seperti jadwal pada tiga kereta sebelumnya,” jelas Kus.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Regional
Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Regional
Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Regional
Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Regional
Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Regional
30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Regional
Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Regional
Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Regional
Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

Regional
Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Regional
Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Regional
Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Regional
Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Regional
Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X