Teror Pelemparan Kotoran Sapi Resahkan Warga di Boyolali

Kompas.com - 16/08/2019, 08:47 WIB
Ilustrasi sapi Austria. SHUTTERSTOCKIlustrasi sapi Austria.

BOYOLALI, KOMPAS.com - Teror pelemparan kotoran sapi membuat warga di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, resah.

Salah seorang warga yang merupakan karyawan salah satu rumah sakit di Boyolali melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Mulyanto mengatakan telah menerima laporan teror pelemparan kotoran sapi tersebut dari seorang karyawan rumah sakit.

Baca juga: Ada Pesan Teror Bom Atas Namakan ISIS di Kampus Universitas Pattimura, Ini Kata Polisi

Dalam laporannya itu, jelas Mulyanto, pelapor dilempar kotoran sapi dalam perjalanan pulang. Peristiwa itu terjadi pada malam hari.

"Kita sudah menerima laporan (teror pelemparan kotoran sapi) dari korban. Dalam perjalanan pulang korban dilempar kotoran sapi," katanya dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (16/8/2019).

Mulyanto mengatakan telah menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan proses penyelidikan.

"Kita menyita kamera CCTV (closed circuit television) yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk mencari tahu pelaku pelemparan," katanya.

Polisi juga melakukan klarifikasi terhadap empat orang saksi terkait peristiwa tersebut. Para saksi tersebut merupakan karyawan rumah sakit.

"Tapi belum ada yang mengarah ke arah pelaku," tandasnya.

Baca juga: Ada Pesan Teror Bom dari ISIS di Universitas Pattimura, Kampus Lapor Polisi

Mulyanto menyampaikan peristiwa itu sempat viral di media sosial (medsos). Namun, sebelum peristiwa itu viral, pihaknya mengaku telah melakukan penyelidikan.

"Setelah kita selidiki sampai saat ini belum ada korban lagi yang melapor. Mudah-mudahan sudah tidak ada lagi teror pelemparan kotoran sapi," ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Program Air Bersih di 2 Dusun, Bupati Luwu Utara Harap Kesehatan Masyarakat Terjamin

Resmikan Program Air Bersih di 2 Dusun, Bupati Luwu Utara Harap Kesehatan Masyarakat Terjamin

Regional
2 Kru Sempat Lari Sebelum Helikopter TNI AD Meledak di Kendal

2 Kru Sempat Lari Sebelum Helikopter TNI AD Meledak di Kendal

Regional
Bupati Banyumas Wacanakan ASN Wajib Gunakan Sepeda ke Kantor

Bupati Banyumas Wacanakan ASN Wajib Gunakan Sepeda ke Kantor

Regional
Fakta Lengkap Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, Gelar Misi Latihan hingga 4 Orang Meninggal

Fakta Lengkap Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, Gelar Misi Latihan hingga 4 Orang Meninggal

Regional
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh dan Meledak di Kendal

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh dan Meledak di Kendal

Regional
Saksi Mata: Helikopter TNI AD Terbang Rendah, Semakin Rendah, Lalu Jatuh

Saksi Mata: Helikopter TNI AD Terbang Rendah, Semakin Rendah, Lalu Jatuh

Regional
Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Regional
Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Regional
Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Regional
Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Regional
Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Regional
2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

Regional
Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X