Kompas.com - 14/08/2019, 16:55 WIB
Inilah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Kute Lombok Tengah yang  akan menjadi salah satu kawasan sirkuit MotoGP KOMPAS. Com/Fitri.RInilah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Kute Lombok Tengah yang akan menjadi salah satu kawasan sirkuit MotoGP

MATARAM, KOMPAS.com - Pembangunan sirkuit MotoGP yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, hingga kini masih menyisakan beberapa lahan milik masyarakat yang belum dapat dibebaskan.

Menanggapi hal itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah menyampaikan, pemerintah sudah punya langkah untuk menyelesaikan lahan yang masih belum dibebaskan.

"Saya kira, pemerintah sudah punya cara juga, kalau harga terlampau jauh dari aprisal pasar untuk kepentingan publik, pemerintah akan membayar sesuai dengan harga pasar," ungkap Zul, usai menghadiri peresmian Gedung Dekresnada NTB, Rabu (14/8/2019).

Baca juga: Ganti Rugi Lahan Warga di Kawasan Sirkuit MotoGP Mandalika Sekitar Rp 75 Juta Per Are

Menurut Zul, jangan sampai lahan yang belum dibebaskan, yang kurang dari 4 hektare, dapat menghalau rencana pembangunan sirkuit motoGP.

"Enggak banyak yang masih tersisa, kurang dari 4 hektar, kami punya 1.300 hektare, ada masalah 4 hektare, harus ada penyelesaian, jangan sampai gambaran besarnya rusak, hanya karena nilai setitik (lahan sirkuit kurang 4 hektar)," ungkap Zul.

Menurut Zul, masalah lahan sudah menjadi hal yang biasa di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di mana-mana masalah lahan selalu ada di Indonesia ini, dan sekarang tentu kami tidak ingin mengorbankan masyarakat," ungkap Zul.

Sebelumnya, Rahmat Panye selaku Kepala Dusun Ebunut, Desa Kute, yang rumahnya terletak strategis berada dalam lingkaran sirkuit MotoGP,  menyebutkan, masih belum mendengar kejelasan dari pihak ITDC dan pemerintah daerah untuk memastikan berapa harga tanah yang akan di bayarkan per arenya.

“Sampai saat ini kami belum menerima kejelasan dari pihak pemerintah, dalam hal ini ITDC maupun pemda untuk memberikan penawaran terhadap harga tanah milik warga,” kata Rahmat Panye, saat ditemui Kompas.com, Senin (22/7/2019).

Di Dusun Ebunut terdapat sekitar 4,5 hektare lahan yang terkena kawasan sebagai area motoGP, masih belum ada penyelesaian dari pihak ITDC dan masyarakat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.