Jelang MotoGP Mandalika, 300 Pemuda NTB Dilatih Jadi "Race Official" di Sirkuit Sepang

Kompas.com - 17/07/2019, 10:16 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih Zulkifliemansyah (kiri) dan Wakil Gubernur terpilih Sitti Rohmi Djalilah (kanan) mengikuti prosesi pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/9/2018). Presiden Joko Widodo melantik  Zulkifliemansyah dan Sitti Rohmi Djalilah menjadi gubernur dan wakil gubernur NTB periode 2018-2023. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO AGubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih Zulkifliemansyah (kiri) dan Wakil Gubernur terpilih Sitti Rohmi Djalilah (kanan) mengikuti prosesi pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/9/2018). Presiden Joko Widodo melantik Zulkifliemansyah dan Sitti Rohmi Djalilah menjadi gubernur dan wakil gubernur NTB periode 2018-2023.

MATARAM, KOMPAS.com-Sebanyak 300 pemuda di Nusa Tenggara Barat (NTB) akan dikirim ke Sirkuit Sepang, Malaysia, untuk dilatih menjadi race official MotoGP 2021.

Pelatihan ini merupakan salah satu langkah dari Pemprov NTB agar masyarakat ikut berpartisipasi dalam gelaran MotoGP 2021 di Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

“Kami sepakat bahwa masyarakat lokal tak boleh jadi penonton. Anak muda NTB harus aktif dan berpartisipasi dalam mengisi pembangunan di daerahnya sendiri,” ungkap Gubernur NTB Zulkieflimansyah seperti  dikutip dalam keterangan tertulis, Selasa (16/7/2019).


Baca juga: Digelar 2021, MotoGP Mandalika Dipromosikan di Paris

Gubernur Zul mengatakan bahwa anak muda NTB tak boleh seperti anak ayam yang mati di lumbung padi. Artinya, dengan seluruh potensi serta kekayaan yang ada di NTB ini, masyarakat tidak boleh ada yang miskin dan mengalami kesusahan.

Dia ingin memastikan bahwa seluruh pembangunan yang ada di NTB ini harus dinikmati oleh seluruh masyarakat.

“MotoGP adalah event besar dan akan jadi kebanggaan Indonesia. Kami ingin di event besar seperti ini anak-anak lokal harus berdaya dan terlibat,” tegasnya.

Gubernur Zul dan Direktur ITDC Abdul Bar M. Mansoer, sepakat untuk mengirim sekitar 300 anak muda NTB untuk dilatih menjadi race officials MotoGP di Sirkuit Sepang Malaysia.

Baca juga: Ganti Rugi Lahan Warga di Kawasan Sirkuit MotoGP Mandalika Sekitar Rp 75 Juta Per Are

Seluruh biaya yang diperlukan untuk pelatihan ini nantinya akan ditanggung oleh ITDC.

“Kami akan prioritaskan 150 dari Lombok Tengah dan sisa 150 dari daerah NTB yang lain,” terang Gubenur Zul.

Gubernur Zul mengatakan, peserta pelatihan ini nantinya akan dikirim secara bertahap, mulai bulan Oktober 2019 mendatang.

Gubernur Zul berharap, jika pemuda NTB sukses dalam penyelenggaraan MotoGP di Lombok, mereka bisa berpartisipasi menjadi race officials di berbagai event MotoGP yang diselenggarakan di berbagai negara.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X