Kompas.com - 14/08/2019, 06:30 WIB
Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Solo, Jawa Tengah, akan berlaga di kompetisi Formula SAE 2019 di Jepang.
Kompas TVMahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Solo, Jawa Tengah, akan berlaga di kompetisi Formula SAE 2019 di Jepang.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Solo, Jawa Tengah, akan berlaga di kompetisi Formula SAE 2019 di Jepang.

Ajang tahunan ini, merupakan kompetisi untuk merancang, mendesain, dan memproduksi mobil balap formula.

Dilansir dari Kompas TV, mobil bengawan student formula yang diberi nama "Yudhistira" tersebut dibuat untuk berkompetisi di ajang Formula SAE atau Student Society of Automotive Engineers 2019 di Jepang pada akhir Agustus mendatang.

Pada kompetisi tersebut yang dinilai bukan kecepatan, melainkan bagaimana membuat mobil sendiri.

Baca juga: Jadi Mahasiswa Termuda, Remaja 16 Tahun Ini Bercita-cita Selamatkan Hutan

Mobil single seater tersebut dirakit dari nol dan telah melalui beragam uji coba. Mobil rakitan yang terbuat dari berbagai bahan ini, diyakini mampu dipacu hingga mencapai 80 kilometer per jam

Ardhan Prasetyo Nugroho, ketua tim bengawan student formula mengatakan, mesin mobil rakitan tersebut diadopsi dari mesin motor CB 400 tahun 1998.

"Untuk body-nya kami menggunakan komposit dan untuk sparepart yang lain ada menggunakan prober plastic. Dan juga untuk engine kami sudah membawa bawaan dari mesin CB 400," jelas Ardhan.

Sementara itu Kuncoro Diharjo Wakil rektor Bidang Kemahasiswaan UNS mengatakan mobil rakitan tersebut akan dikembangkan.

Baca juga: Kronologi Tenggelamnya Mahasiswa UGM Saat KKN di Palangkaraya, Terseret Arus hingga Ditemukan Meninggal di Dasar Sungai

"Akan dikembangkan. Maka tim pendamping ini harus kita arahkan juga melalui kegiatan riset. Sehingga pendamping risetnya juga fokus ke situ. Sehingga evalausi ada, development ada. Kemudian juga ke depan kita akan panggil juga pembalap yang internasional untuk mengevaluasi, dan setelah dievaluasi kelemahan kita dimana, kita improvement untuk di tahun ke depan," jelas Kuncoro.

Di Jepang, tim UNS akan berkompetisi dengan tim dari 100 negara, termasuk 7 tim dari Indoensia. Mereka menargetkan masuk 20 besar.

Pada tahun 2018, UNS juga mengikuti ajang perlombaan yang sama dan mendapat peringkat ke-55 dari 103 peserta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kompas TV
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.