Kronologi Tenggelamnya Mahasiswa UGM Saat KKN di Palangkaraya, Terseret Arus hingga Ditemukan Meninggal di Dasar Sungai

Kompas.com - 13/08/2019, 10:38 WIB
Sejumlah tim gabungan saat mengevakuasi jenazah mahasiswa UGM yang berhasil ditemukan di dasar Sungai Rungan, Palanglaraya, Senin (12/8/2019) AntaranewsSejumlah tim gabungan saat mengevakuasi jenazah mahasiswa UGM yang berhasil ditemukan di dasar Sungai Rungan, Palanglaraya, Senin (12/8/2019)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Ricky Dwi Hari Yanto, mahasiswa UGM yang tenggelam di Sungai Rungan, Kecamatan Bukit Baru, Kota Palangkaraya ditemukan oleh penyelam tradisional di dasar sungai.

Hal tersebut dijelaskan Camat Bukit Batu, Erwin saat dihubungi Antara, Senin (12/8/2019).

"Sekitar 24 jam pencarian dilakukan oleh pihak tim gabungan, dan akhirnya korban ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa lagi," kata Erwin.

Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Dr Doris Sylavanus Palangkaraya untuk  mendapatkan penanganan tim forensik setempat.

Baca juga: Tenggelam di Teluk Pulau Kaja, Palangkaraya, Mahasiswa KKN UGM Ditemukan Meninggal

"Mayatnya ditemukan bukan dalam keadaan mengambang, tapi ditemukan di dasar sungai," katanya.

Erwin mengungkapkan penemuan jenazah mahasiswa asal Dusun Krajan Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini tidak jauh dari tempat tenggelamnya korban.

"Dari jarak dia tenggelam dan ditemukan itu diperkirakan sekitar 20-30 meter saja. Kini jenazahnya sudah berada di rumah sakit Doris," jelasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Palangkaraya AKP Hemat Siburian membenarkan mengenai kabar ditemukannya mahasiswa UGM yang tenggelam di DAS Rungan.

"Benar, korban sudah ditemukan dan jenazah yang bersangkutan sudah kami evakuasi serta dibawa ke RSUD Dr Doris Sylvanus Palanglaraya," katanya.

Baca juga: Lompat dari Jembatan Nongsa Pura, Remaja 15 Tahun Tenggelam dan Hilang

 

Terseret arus saat mandi di sungai

Daerah Aliran Sungai (DAS) Rungan teluk Pulau Kaja, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah tempat tenggelamnya seorang mahasiswa dari Universitas Gajah Mada (UGM) bernama Ricky Dwi Hari Yanto. Antaranews Daerah Aliran Sungai (DAS) Rungan teluk Pulau Kaja, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah tempat tenggelamnya seorang mahasiswa dari Universitas Gajah Mada (UGM) bernama Ricky Dwi Hari Yanto.
Ricky Dwi Hari Yanto, adalah mahasiswa UGM jurusan Kehutanan tahun 2015. Dia dan beberapa rekannya KKN di Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangkaraya.

Saat kejadian, Minggu (11/8/2019), korban bersama dua rekannya bernama Najmi (22) dan Wahyu Adistia Firdaus (22) sedang asyik mandi di daerah aliran sungai (DAS) Rungan Teluk Pulau Kaja, Kecamatan Bukit Batu, Kota Pangkaraya, Kalimantan Tengah, sekitar pukul 17.10 WIB,

Tidak diketahui apakah Ricky bisa berenang atau tidak.

Tiba-tiba korban terseret arus sungai hingga tenggelam. Meski sempat berteriak minta tolong dan melambaikan tangan, korban kemudian hilang dibawa arus gelombang sungai.

Baca juga: 2 Siswa Asal Bali Tewas Tenggelam Saat Magang di Jepang

"Kami meminta bantu masyarakat setempat untuk melakukan pencarian terhadap korbannyang hilang akibat tenggelam," kata Kapolsek Bukit Batu, Ipda Ahmad Wira Wisudawan.

Selain aparat kepolisian, masyarakat relawan, anggota Brimob juga dikerahkan untuk melakukan penyisiran terhadap mahasiswa asal Banyuwangi tersebut.

Jenazah Ricky ditemukan oleh penyelam tradisional Senin (12/8/2019) di dasar Sungai Rungan sekitar pukul 18.40 WIB setelah dilakukan pencarian sekitar 24 jam.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Regional
Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Regional
Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Regional
Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Regional
Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Regional
Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

Regional
Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Regional
Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Regional
Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X