PSM Minta Pemprov Sulsel Perbaiki Stadion Andi Mattalatta

Kompas.com - 08/08/2019, 11:36 WIB
Munafri Arifuddin, CEO PSM Makassar, memberikan sambutan kepada fans PSM di Stadion Mattoangin, Makassar, usai ditundanya laga leg kedua final Piala Indonesia, Minggu (28/7/2019). BOLASPORT.com/FIRZIE IDRISMunafri Arifuddin, CEO PSM Makassar, memberikan sambutan kepada fans PSM di Stadion Mattoangin, Makassar, usai ditundanya laga leg kedua final Piala Indonesia, Minggu (28/7/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Gelar juara Piala Indonesia yang diraih PSM Makassar membuat tim Juku Eja ini mendapatkan satu tiket untuk ikut di Piala AFC 2020 mendatang. Kepastian ini langsung diungkapkan Sekjen PSSI Ratu Tisha.

Mendapatkan kabar ini, para pemain serta ofisial PSM Makassar mendatangi rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

Mereka meminta perbaikan Stadion Andi Mattalatta, Makassar, agar bisa menjadi kandang PSM dalam kompetisi AFC 2020.

"Kami melihat harus secepatnya ditentukan siapa sebenarnya pemilik stadion Andi Mattalatta. Kami minta untuk segera dikucurkan anggaran perbaikan, karena tidak cukup Rp 10 miliar untuk memperbaiki stadion Andi Mattalatta," kata CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin usai timnya melakukan parade gelar juara, Rabu (7/8/2019).

Baca juga: Ribuan Suporter Ikut Konvoi Rayakan Kemenangan PSM Makassar

Sebagaimana diketahui, pada Piala AFC 2019, PSM harus bermain di luar Makassar, saat menjadi tuan rumah di kompetisi ini.

Stadion Pakansari Bogor pun dipilih, karena Stadion Andi Mattalatta tidak memenuhi standar. Hal tersebut dinilai merugikan PSM, baik secara moril maupun finansial.

Menurut Appi, sapaan akrab Munafri, sudah tidak ada alasan lagi bagi pemerintah daerah untuk tidak memperbaiki stadion kebanggaannya.

Pasalnya, PSM akhirnya bisa mengakhiri puasa gelar selama 19 tahun, di mana terakhir diraih pada 2000 silam.

Appi optimistis PSM tidak akan hanya  mendapat satu gelar apabila didukung stadion dengan fasilitas yang memadai. PSM diyakini akan menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

"Kemarin kami mau meminta, tapi kami tidak punya alasan. Sekarang kami sudah membawa piala yang bergengsi ke Makassar. 19 tahun kami menunggu untuk kesempatan ini," kata Appi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X