Belum Lengkap, Kejari Kembalikan Berkas Perkara Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid

Kompas.com - 31/07/2019, 12:28 WIB
Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Regie Komara. KOMPAS.com/AFDHALUL IKHSANKepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Regie Komara.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor mengembalikan berkas perkara tersangka kasus wanita yang membawa anjing masuk Masjid di Bogor.

Berkas Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas nama tersangka Suzethe Margareth dengan nomor B/77/VII/2019/Reskrim tanggal 1 Juli 2019 itu dinilai belum lengkap atau P18.

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Regie Komara mengatakan, pengembalian berkas tersebut telah diserahkan ke Polres Bogor secara bertahap.

"Iya P18 itu belum lengkap ada beberapa kekurangan dari penyidik Polres Bogor," katanya kepada Kompas.com, Rabu (31/7/2019).

Baca juga: Kejari Kembalikan Berkas Kasus Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid

Regie menyebut, dimulai surat perintah penunjukkan JPU untuk mengikuti perkembangan penyidikan perkara tindak pidana atau P16 dengan nomor Print-1707/O.2.33/Euh.1/07/2019 diserahkan per-tanggal 3 Juli 2019.

Selanjutnya berkas pengembalian yaitu P18 dengan nomor B-2136/O.2.33/Ep.1/07/2019 diserahkan per-tanggal 17 Juli 2019 dan untuk petunjuk P.19 dengan nomor B-2189/O.2.33/Ep.1/07/2019 per-tanggal 24 Juli 2019.

"Jadi kalau P19 itu petunjuk dari jaksa kepada penyidik untuk memenuhinya dan nantinya penyidik dikasih waktu 14 hari untuk memenuhi petunjuk jaksa," ungkapnya.

Baca juga: Kompas.com Dicatut untuk Hoaks Pernyataan Kapolri soal Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid

Regie tidak mau menyebutkan kekurangan dari berkas perkara tersebut.

"Kalau itu masuk materi perkara jadi belum bisa kita sampaikan apa saja berkas penyidikan yang kurang," ucapnya.

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena membenarkan bahwa saat ini penyidik Polres Bogor masih memperbaiki berkas kasus penistaan agama.

"Iya pengembalian berkas untuk kasus SM pada tanggal 24 Juli 2019 kepada penyidik yang mana masih terdapat kekurangan yang harus dilengkapi terlebih dahulu oleh penyidik," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

Regional
16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X