Kalimantan Calon Ibu Kota RI, Kesaksian Perempuan Penjelajah hingga Kalung Lilis Lamiang

Kompas.com - 31/07/2019, 06:06 WIB
Presiden Joko Widodo berjalan di kawasan hutan saat meninjau salah satu lokasi calon ibu kota negara di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc. Akbar Nugroho GumayPresiden Joko Widodo berjalan di kawasan hutan saat meninjau salah satu lokasi calon ibu kota negara di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - “Kami menjumpai laut yang tidak lucu,” ungkap Ida Pfieffer dalam catatan perjalannya di Borneo pada Januari 1852.

“Dia mengirimkan ombak yang menyapu kami, sehingga separuh perahu terisi air.”

Ida, pelancong asal Austria, bersama seorang pemandu Melayu, meninggalkan Kuching menuju kawasan Iban dengan berperahu menyusuri Sungai Batang Lupar, Sarawak.

Setelah berjuang beberapa jam akhirnya mereka mendapatkan aliran sunga yang tenang.


Sembilan jam kemudian mereka sampai di tujuan pertama, sebuah benteng di Skrang.

Dilansir dari nationalgeographic.co.id, diceritakan Komandan Alan Lee menyambut kedatangan Ida dan pemandunya.

Baca juga: Opsi Ibu Kota Dipindah ke Kalimantan, Kalla Ingatkan Bahaya Lahan Gambut

Dalam catatan perjalanannya yang terbit di London pada 1855, Ida Laura Reyer Pfeiffer berkisah saat menginjak tanah Borneo pertama kali melihat benteng terbuat dari kayu dan berdinding pagar dari tanah.

Ada sekitar 30 orang pribumi yang menjadi serdadu.

Ida yang berkulit putih menjadi sosok aneh dan menjadi tontonan bagi warga pedalaman Borneo dan menjadi perempuan Eropa pertama yang menjelajahi pedalaman hutan Borneo, sekitar tiga dekade sebelum penjelajah asal Norwegia, Carl Bock.

Ia menceritakan pengalamannya di A Lady's Second Journey Round the World: From London to the Cape of Good Hope, Borneo, Java, Sumatra, Celebes, Ceram, the Moluccas, Etc., California, Panama, Peru, Ecuador, and the United States, Volume 1.

Baca juga: Jokowi Janji Umumkan Hal Penting soal Ibu Kota Baru pada Agustus

Hari berikutnya Ida mengunjungi perkampungan Dayak bersama Komandan Lee.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X