Kompas.com - 30/07/2019, 23:24 WIB
Bus membawa 20 penumpang asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan, terguling di Jalan Trans Sulawesi di Kecamatan Tommo, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (30/7/2019). KOMPAS.com/JUNAEDIBus membawa 20 penumpang asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan, terguling di Jalan Trans Sulawesi di Kecamatan Tommo, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (30/7/2019).

MAMUJU, KOMPAS.com – Sebuah bus angkutan umum asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan, tidak kuat menanjak di jalan Trans Sulawesi, tepatnya di wilayah Kecamatan Tommo, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (30/7/2019). 

Bus berpenumpang 20 orang itu akhirnya berjalan mundur, kemudian terperosok dan terguling di badan jalan. 

Puluhan penumpang di dalam bus ikut terguling dan saling bertubrukan satu sama lain di dalam bus. Mereka panik dan histeris. Penumpang yang selamat terlihat syok. Kebanyakan penumpang adalah anak-anak. 

Sopir bus bernama Mesra memberikan kronologi peristiwa naas tersebut. Menurut dia, awalnya bus melaju dari arah barat dengan kecepatan sedang. 

Baca juga: Korban Bus Terguling Banyuwangi Alami Trauma, Dua Rekan Satu Desanya Tewas

Bus asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan, terguling di Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (30/7/2019) akibat tidak kuat naik tanjakan. Tampak anak-anak korban bus terguling yang selamat tampak syok. KOMPAS.com/JUNAEDI Bus asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan, terguling di Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (30/7/2019) akibat tidak kuat naik tanjakan. Tampak anak-anak korban bus terguling yang selamat tampak syok.

Saat Mesra masuk ke perseneling satu di tanjakan, tiba-tiba bus berjalan mundur sekitar 10 meter. Kejadian itu membuat semua penumpang bus panik dan histeris. 

Untuk menghindari bus masuk jurang sedalam lima meter, Mesra langsung banting setir ke arah kanan. Bus berhenti terguling setelah menabrak tebing. 

Mesra menduga ada kendala teknis hingga remnya blong. "Tadi oper perseneling tapi tidak bisa pindah, trus remnya blong jadi susah mengendalikannya hingga jalan mundur,” kata Mesra, Selasa.

Selain masalah teknis, bus ini juga diduga mengalami kelebihan muatan sehingga tidak kuat menanjak. Rencananya, bus akan dievakuasi dengan alat berat. 

Baca juga: Kisah Korban Bus Terguling Banyuwangi, Sempat Ganti Bus dan Takut Tidur

Bus asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan, terguling di Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (30/7/2019) akibat tidak kuat naik tanjakan. KOMPAS.com/JUNAEDI Bus asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan, terguling di Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (30/7/2019) akibat tidak kuat naik tanjakan.

Sejumlah warga yang melintas di lokasi kejadian berusaha menyelamatkan puluhan penumpang yang menjadi korban kecelakaan.

Sopir bus naas, Mesra, minta tolong ke sejumlah kendaraan yang lewat untuk mengantar penumpangnya ke Desa Leling di Kecamatan Tommo, agar bisa melanjutkan perjalanan. 

 

Tidak ada korban jiwa saat peristiwa ini terjadi. Kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah dari pihak bus. 

Baca juga: Bus Terguling di Depan Gudang Amunisi TNI AD, Penumpang Histeris

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.