Kondisi Membaik, Buya Syafii Tinggalkan Rumah Sakit

Kompas.com - 30/07/2019, 06:17 WIB
Buya Syafii Maarif saat menemui wartawan di RS PKU Muhammadiyah, Gamping, Sleman. KOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMABuya Syafii Maarif saat menemui wartawan di RS PKU Muhammadiyah, Gamping, Sleman.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum PP Muhamamdiyah Buya Syafii Maarif sudah diizinkan pulang setelah sepekan menjalani opname di RS PKU Muhammadiyah, Gamping, Sleman. 

Asisten Buya Syafii Maarif, Erik Tauvani saat dikonfirmasi membenarkan Buya Syafii sudah pulang ke rumah, Senin (29/7/2019) pagi.

"Iya sampun Mas (Iya sudah Mas)," ujar Erik saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Baca juga: Fakta Buya Syafii Dirawat di Rumah Sakit, Iritasi Batu Ginjal hingga Jokowi Kirim Dokter

Erik menjelaskan, meski telah diperbolehkan pulang, Buya tetap diminta untuk banyak beristirahat.

Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Ahmad Faisol menuturkan, Buya Syafii wajib kontrol ke dokter.

"Setelah boleh pulang, Buya tetap masih harus rutin kontrol dengan dokter yang menangani," ujarnya.

Baca juga: Buya Syafii Maarif Rindu Bersepeda dan Makan Tengkleng

Buya Syafii Maarif dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman sejak Selasa (22/7/2019) karena iritasi batu ginjal sebelah kanan. Buya juga telah menjalani treatmen ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) atau pemecahan batu ginjal dengan gelombang kejut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tepergok 'Video Call' dengan Wanita Lain, Notaris di Palembang Aniaya Istri

Tepergok "Video Call" dengan Wanita Lain, Notaris di Palembang Aniaya Istri

Regional
Kasus Covid-19 Tinggi, Pemkot Surabaya Terima Ribuan Baju Hazmat dan Masker KN95 dari Kemenkes

Kasus Covid-19 Tinggi, Pemkot Surabaya Terima Ribuan Baju Hazmat dan Masker KN95 dari Kemenkes

Regional
127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

Regional
Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Regional
Unggah Postingan Bernada Kebencian pada Institusi Polisi, Ibu Rumah Tangga Ditahan

Unggah Postingan Bernada Kebencian pada Institusi Polisi, Ibu Rumah Tangga Ditahan

Regional
Mobil Polisi yang Dibakar Pelaku Penyerangan Mapolsek di Kalsel Sempat Meledak

Mobil Polisi yang Dibakar Pelaku Penyerangan Mapolsek di Kalsel Sempat Meledak

Regional
Nihil Kasus Corona, 12 Kabupaten di NTT Siap Terapkan 'New Normal'

Nihil Kasus Corona, 12 Kabupaten di NTT Siap Terapkan "New Normal"

Regional
Sepeda Motor Terbakar Usai Kecelakaan di Depan SPBU, Pelajar SMA Tewas

Sepeda Motor Terbakar Usai Kecelakaan di Depan SPBU, Pelajar SMA Tewas

Regional
Sejumlah Pantai di Bali Dibuka untuk Turis Asing, Warga Lokal Belum Diizinkan Masuk

Sejumlah Pantai di Bali Dibuka untuk Turis Asing, Warga Lokal Belum Diizinkan Masuk

Regional
Pendaftaran PPDB Surabaya Dapat Diakses lewat Aplikasi Android

Pendaftaran PPDB Surabaya Dapat Diakses lewat Aplikasi Android

Regional
Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Regional
Fakta Mapolsek Daha Selatan Diserang OTK, Anggota Polisi Tewas dan Ditemukan Dokumen ISIS

Fakta Mapolsek Daha Selatan Diserang OTK, Anggota Polisi Tewas dan Ditemukan Dokumen ISIS

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Juni 2020

Regional
Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Regional
Jajarannya Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret ke KPK

Jajarannya Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret ke KPK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X