Bupati Aceh Besar Imbau Hentikan Aktifitas Bandara saat Idul Fitri dan Idul Adha

Kompas.com - 26/07/2019, 22:13 WIB
Bupati Aceh Besar Mawardi Ali menggelar jumpa pers, Jumat (26/7/2019),  untuk menyampaikan imbauan penghentian aktifitas bandara Sultan Iskandar Muda, saat hari pertama perayaan hari raya Idulfitri dan Iduladha mulai dari pukul 00.00 wib hingga 12.00 wib. Hal ini dilakukan untuk menghormati pelaksanaan syariat islam di Aceh. DASPRIANI Y. ZAMZAMIBupati Aceh Besar Mawardi Ali menggelar jumpa pers, Jumat (26/7/2019), untuk menyampaikan imbauan penghentian aktifitas bandara Sultan Iskandar Muda, saat hari pertama perayaan hari raya Idulfitri dan Iduladha mulai dari pukul 00.00 wib hingga 12.00 wib. Hal ini dilakukan untuk menghormati pelaksanaan syariat islam di Aceh.

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Bupati Aceh Besar Mawardi Ali menyurati Angkasa Pura II yang mengelola Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), untuk menghentikan aktivitas penerbangan selama hari pertama perayaan Idul Fitri dan Idul Adha. Hal ini bertujuan untuk menghormati pelaksanaan syariat Islam di Aceh.

Imbauan ini diterbitkan Bupati Mawardi Ali dalam surat yang dikirimkannya kepada manajemen Angkasa Pura II bernomor 451/2019 tanggal 24 Juli 2019.

Dalam surat tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengimbau seluruh maskapai yang melakukan lepas landas (take off) dan mendarat (landing) di Bandara Sultan Iskandar Muda, untuk menghentikan seluruh aktivitas pada saat hari pertama Idul Fitri dan Idul Adha mulai pukul 00.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB.

“Hanya untuk 12 jam, berlaku pukul 00.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB, pada hari H (Hari Raya Idul Adha),” kata Mawardi dalam konferensi pers di rumahnya, Jumat petang (26/7/2019).


Baca juga: Pasca-kasus Pencabulan 15 Santri di Aceh, Jangan Hakimi Kami hingga Tersisa 135 Santri

Konferensi pers dihadiri oleh General Manager Angkasa Pura II Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Yos Suwagiono, perwakilan Kanwil Kemenkumham Aceh, imigrasi, perwakilan maskapai, dan para pejabat Aceh Besar lainnya.

Dalam surat tersebut, Mawardi juga mengimbau seluruh komunitas bandara dan kru pesawat yang beragama Islam agar melaksanakan shalat Idul Fitri dan Idul Adha di bandara atau di tempat masing-masing.

Selain itu, imbauan ini juga bertujuan untuk mendukung visi dan misi bupati untuk terwujudnya Aceh Besar yang maju, sejahtera, dan bermartabat dalam bersyariat.

Kajian terhadap kebijakan ini, sebut politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini,  telah lama dipikirkan Pemerintah Aceh Besar.  Ia pun mengaku imbauan ini merupakan impelementasi dari aspirasi masyarakat, terutama pekerja di bandara.

“Bayangkan, ada pekerja di bandara yang sudah delapan tahun tidak sempat melaksanakan shalat Idul Fitri dan Idul Adha. Mereka menyampaikan kepada saya, bisa enggak Pak Bupati bantu kami supaya bisa shalat Idul Fitri maupun Idul Adha,” katanya.  

Bupati Mawardi Ali juga meminta dukungan masyarakat Aceh Besar dan Aceh pada umumnya. Ia berharap, imbauan itu bisa membuat situasi menjadi lebih baik dan komitmen pelaksanaan syariat Islam di Aceh lebih kuat.

“Akhir Januari 2018 silam kita juga minta pramugari selama di bandara pakai jilbab, tidak masalah sama sekali, malah disambut baik hingga kini,” ujarnya.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X