Kompas.com - 21/07/2019, 07:10 WIB
Nasabah Bank Mandiri Banjarmasin mendatangi kantor Bank Mandiri Banjarmasin, Sabtu (20/7/2019). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARNasabah Bank Mandiri Banjarmasin mendatangi kantor Bank Mandiri Banjarmasin, Sabtu (20/7/2019).

KOMPAS.com - Berita tentang saldo ATM Bank Mandiri milik nasabah di sejumlah daerah yang mendadak berkurang menjadi trending.

Ratusan nasabah mendatangi kantor-kantor Bank Mandiri di beberapa daerah untuk memprotes pihak bank.

Sementara itu, berita tentang keresahan Menteri Susi akan laut Indonesia yang penuh dengan sampah, juga menjadi sorotan.

Menteri Susi menegaskan dirinya akan memberi sanksi kepada orang yang membuang sampah sembarangan di laut.

Berikut ini berita populer nusantara secara lengkap:

1. Saldo error, nasabah Bank Mandiri panik

Sejumlah nasabah yang kehilangan saldo ATM mendatangi Bank Mandiri di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau, Sabtu (20/7/2019).IDON Sejumlah nasabah yang kehilangan saldo ATM mendatangi Bank Mandiri di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau, Sabtu (20/7/2019).

Puluhan nasabah melakukan aksi protes ke Kantor Bank Mandiri di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (20/7/2019).

Mereja memprotes karena uang di dalam saldo mereka berkurang, bahkan Rp 0. Salah satunya adalah nasabah yang bernama Andika (37), warga Pekanbaru.

Dia menemukan saldo di ATM kosong saat akan melakukan penarikan tunai, padahal sebelumnya saldo berisi Rp 15 juta.

"Saya tadi sama istri mau narik uang. Begitu transaksi tarik tunai, ATM minta maaf. Maaf, saldonya kosong. Gitu katanya. Tentu cek saldo lihat mutasi, enggak ada juga. Positif ada masalah, langsung ke sini (Bank Mandiri)," kata Andika kepada wartawan, Sabtu.

Baca berita selengkapnya: Saldo di Bank Mandiri Tiba-tiba Hilang, Puluhan Nasabah Protes

2. Viral video profesor Hukum marahi polisi lalu lintas

Viral video seorang polisi lalu lintas dimarahi oleh seorang pria yang mengaku sebagai profesor hukumTangkapan layar Instagram Viral video seorang polisi lalu lintas dimarahi oleh seorang pria yang mengaku sebagai profesor hukum

Dalam video yang berdurasi 1 menit 43 detik, tampak seorang pria berambut putih menceramahi seorang anggota polisi yang bertugas di pertigaan Jalan Jemursari, Surabaya, pada malam hari.

Pria tersebut mengajak diskusi tentang tulisan "R2 Putar Kembali Ikuti Isyarat Lampu". Di atas tulisan tersebut terdapat rambu putar balik.

"Ini dasar hukumnya apa coba?" kata pria tersebut kepada anggota polisi lalu lintas tersebut.

Belakangan diketahui bahwa pria dalam video itu bernama Sadjijono yang merupakan profesor ilmu hukum di Universitas Bhayangkara Surabaya.

Anggota polisi itu merupakan anggota Satlantas Polres Wonocolo bernama Muhtasor berpangkat aiptu.

Baca berita selengkapnya: Duduk Perkara Video Viral Profesor Hukum Marahi Polisi Saat Distop

3. Penderita HIV/AIDS di daerah ini lebih banyak pelajar dan mahasiswa

Idah Syahidah, Ketua Tim Asistensi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Gorontalo saat melakukan edukasi di sekolahROSYID A AZHAR Idah Syahidah, Ketua Tim Asistensi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Gorontalo saat melakukan edukasi di sekolah

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Gorontalo yang mencatat, hingga Maret 2019, penderita penyakit di Gorontalo mencapai 484 orang, 61 orang di antaranya adalah pelajar dan mahasiswa.

“KPA terus melakukan edukasi penyadaran kepada kaum muda. Mereka yang berada di usia produktif yang paling banyak terinfeksi virus ini. Seks bebas dan penyalahgunaan obat terlarang menjadi dua faktor utama,” kata Idah Syahidah, ketua Tim Asistensi KPA Gorontalo saat melakukan edukasi di SMA Negeri 1 Telaga dan SMA Negeri 2 Limboto, Jumat (19/7/2019).

Syahidah mengingatkan, usia remaja adalah fase peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa, dan dalam masa ini, banyak mengalami perkembangan dan pertumbuhan untuk mencari identitas diri.

Pada fase ini kaum remaja rentan melakukan hal-hal di luar batas usia mereka.

Baca berita selengkapnya: Di Daerah Ini, Pelajar Lebih Banyak Tertular HIV/AIDS dibanding PSK

4. Ancaman Susi kepada orang yang buang sampah di laut

Menteri SusiKOMPAS.com/DESY KRISTI YANTI Menteri Susi

Susi Pudjiastuti mengatakan, Indonesia merupakan negara terbesar kedua setelah China dalam hal penyumbang sampah laut di dunia.

Hal ini terlihat dari banyaknya ditemukan sampah- sampah plastik di laut atau perairan Indonesia. Bahkan, tidak sedikit populasi ikan punah akibatnya.

"Kalau tidak bisa diubah, tidak menutup kemungkinan 2030 laut Indonesia akan lebih banyak sampah plastik dari pada ikannya," kata Susi melalui telepon, Sabtu (20/7/2019).

Susi menegaskan bahwa pihaknya akan tidak segan-segan memberikan sanksi.

"Orangnya yang saya gantung di pelabuhan. Sebagai menteri, saya bertugas menjaga kedaulatan laut dari penjarah ikan. Sekarang kapal ikan asing sudah tidak ada, malah kita yang merusak. Kalian sebenarnya sudah tahu, tapi masih pada degil," ungkapnya.

Baca berita selengkapnya: Menteri Susi Khawatir Laut Indonesia Lebih Banyak Sampah Plastik daripada Ikannya

5. Bawa kapak di Kampus Unand, begal ancam mahasiswi pakai kapak

Polisi melakukan olah TKP di kampus Universitas Andalas terkait kasus begal yang menimpa seorang mahasiswi, Jumat (19/7/2019) (Dok: Humas Polsek Pauh)PERDANA PUTRA Polisi melakukan olah TKP di kampus Universitas Andalas terkait kasus begal yang menimpa seorang mahasiswi, Jumat (19/7/2019) (Dok: Humas Polsek Pauh)

Kawanan begal nekat melakukan aksinya di Kampus Universitas Andalas (Unand) Padang.

Saat itu seorang mahasiswi berinisial GP (20) menjadi korban dan terpaksa merelakan motor Honda Scoopy warna hitam putih miliknya.

Tidak hanya itu, korban juga diancam dengan senjata berupa kapak yang ditempelkan ke leher korban sehingga membuat korban menjadi trauma.

"Betul, ada kasus begal terhadap seorang mahasiswi Unand yang lokasi kejadiannya di dalam kampus," kata Kapolsek Pauh, AKP Hamidi, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (19/7/2019).

Baca berita selengkapnya: Begal Masuk Kampus Unand, "Kalau Kau Teriak, Mati Kau"

Sumber: KOMPAS.com (Perdana Putra, Hadi Maulana, Rosyid A Azhar, David Oliver Purba, Idon Tanjung)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.