Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Korban Tewas Tertimpa Tembok Keliling di Purwokerto Bertambah, Total Jadi 2 Anak

Kompas.com - 09/05/2024, 16:23 WIB
Fadlan Mukhtar Zain,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Korban tewas akibat tertimpa tembok keliling rumah warga di Kelurahan Karangklesem, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bertambah satu orang.

Korban berinisial KA (8), dinyatakan meninggal dunia Kamis (9/5/2024) dini hari setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit selama tiga hari.

Kapolsek Purwokerto Selatan Kompol Puji Nurochhman mengatakan, awalnya peristiwa yang terjadi Senin (6/5/2024) itu menelan satu korban jiwa anak di bawah umur.

"Awalnya meninggal satu orang, berjalannya waktu setelah dirawat di rumah sakit meninggal lagi satu orang," kata Puji kepada wartawan di rumah duka, Kamis (9/5/2024).

Baca juga: Dua Pekerja Tertimpa Tembok Saat Bongkar Rumah, Satu Tewas


Baca juga: Tabrak Tembok, Anggota TNI di Sorong Meninggal Dunia

Dua lainnya masih menjalani perawatan

Dengan demikian, total terdapat dua anak yang tewas dalam peristiwa itu.

Sedangkan, dua anak lainnya yang juga menjadi korban masih menjalani perawatan di rumahsakit.

Orangtua KA, Danang Sumeri mengatakan, telah mengikhlaskan kepergian anaknya. Menurut dia peristiwa itu merupakan sebuah musibah.

"Saya menerima saja, soalnya itu semua musibah, saya menyadari. Saya tidak menuntut gimana-gimana, saya sudah ikhlas, sudah jalannya anak saya," kata dia.

Baca juga: Kronologi Penembakan di Hotel Braga Purwokerto, Pelaku Diduga Tolak Bayar Parkir

Menurut Danang, anaknya mengalami cedera pada kepala dan patah tulang pada pinggang serta kaki. Akibatnya, korban tidak sadarkan diri hingga mengembuskan napas terakhirnya.

Danang mengatakan, peristiwa nahas itu menimpa anaknya dan teman-temannya saat sedang berjalan kaki selepas mengaji.

"Lagi jalan, pulang ngaji mau ke rumah. Kejadiannya saya kurang tahu persis, waktu itu saya sedang di luar kota," kata Danang.

Baca juga: Guru Ngaji di Surabaya Dipolisikan, Diduga Cabuli Anak SD di Masjid

Diberitakan sebelumnya, empat anak dilaporkan tertimpa tembok keliling rumah warga di Kelurahan Karangklesem, Purwokerto, Senin (6/5/2024).

Akibatnya, satu anak perempuan berinisial NZ (8) tewas. Sedangkan tiga lainnya mengalami luka-luka

Peristiwa tersebut kali pertama diketahui warga yang rumahnya berdekatan dengan tembok keliling sekitar pukul 16.30 WIB.

Warga mendapati empat anak tertimpa material tembok setinggi 3 meter dan panjang 15 meter. Keempatnya yaitu, NZ (8), AF (8), KA (8) dan KN (4).

Baca juga: TPA Piyungan Resmi Ditutup, Bagaimana dengan Pengelolaan Sampah di DIY?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kronologi Wanita Terapis Tewas dengan Mulut Dilakban, Tangan dan Kaki Diikat

Kronologi Wanita Terapis Tewas dengan Mulut Dilakban, Tangan dan Kaki Diikat

Regional
Pelaku Wisata di Labuan Bajo Diimbau Perhatian Prediksi Cuaca

Pelaku Wisata di Labuan Bajo Diimbau Perhatian Prediksi Cuaca

Regional
Melihat Lebih Dekat Tradisi Bakar Tongkang di Rokan Hilir

Melihat Lebih Dekat Tradisi Bakar Tongkang di Rokan Hilir

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Pj Gubernur Jateng Minta Stigma 'Kampung Bandit' Tak Langgengkan

Pj Gubernur Jateng Minta Stigma "Kampung Bandit" Tak Langgengkan

Regional
Edukasi Perdagangan Satwa Liar Lewat Lomba Burung Berkicau

Edukasi Perdagangan Satwa Liar Lewat Lomba Burung Berkicau

Regional
Kesaksian Kades soal Wanita Terapis Tewas Dilakban dan Diikat di Grobogan

Kesaksian Kades soal Wanita Terapis Tewas Dilakban dan Diikat di Grobogan

Regional
Taman Safari Indonesia Bogor akan 'Blacklist' Pengunjung yang Beri Makan Plastik ke Kuda Nil

Taman Safari Indonesia Bogor akan "Blacklist" Pengunjung yang Beri Makan Plastik ke Kuda Nil

Regional
Pegawai Pengisi ATM Simpan Kunci Cadangan untuk Gasak Uang Rp 1 M

Pegawai Pengisi ATM Simpan Kunci Cadangan untuk Gasak Uang Rp 1 M

Regional
Kakek Pencari Udang Ditemukan Tewas di Pohon Bakau

Kakek Pencari Udang Ditemukan Tewas di Pohon Bakau

Regional
Mau Hilangkan Balap Liar, Polisi di Lampung Gelar 'Drag Race'

Mau Hilangkan Balap Liar, Polisi di Lampung Gelar "Drag Race"

Regional
ASDP Bakauheni Fasilitasi Pengurus Penyeberangan yang Protes Sterilisasi Pelabuhan

ASDP Bakauheni Fasilitasi Pengurus Penyeberangan yang Protes Sterilisasi Pelabuhan

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Regional
Demi Judi Online dan Foya-foya, Petugas Pengisi ATM di Batam Curi Uang Rp 1,1 Miliar

Demi Judi Online dan Foya-foya, Petugas Pengisi ATM di Batam Curi Uang Rp 1,1 Miliar

Regional
Polisi Ralat Identitas Wanita yang Tewas Tak Wajar di Grobogan

Polisi Ralat Identitas Wanita yang Tewas Tak Wajar di Grobogan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com