Risma: Merebut Aset Pemkot Godaannya Berat

Kompas.com - 18/07/2019, 19:10 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini A. FAIZALWali Kota Surabaya, Tri Rismaharini

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku, mendapatkan banyak godaan saat proses perebutan aset Pemkot Surabaya yang dikuasai pihak lain.

"Godaannya berat sejak kami menjabat, mereka ini pinter sekali caranya," kata Risma, saat memberi testimoni pengembalian aset Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya, di gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kamis (18/7/2019).

Sayangnya dia tidak menjelaskan detail seperti apa godaan yang dimaksud. Namun, Risma bersyukur bisa melewati godaan tersebut sehingga dia bisa berjuang tanpa beban merebut aset Pemkot Surabaya.

Baca juga: Risma Akan Serahkan Aset YKP ke BUMD Bidang Properti yang Pernah Merugi

 

"Alhamdulillah, doa warga Surabaya didengar Tuhan melalui kejaksaan tinggi," ujar dia.

Risma juga mengungkapkan betapa berat dirinya ke sejumlah instansi penegak hukum untuk melaporkan dugaan penyerobotan aset.

"Upaya ini sangat berat sekali, saya tahu sendiri. Bahkan, saya sendiri yang membawa berkas ke beberapa pihak," terang Risma.

Sejak 2014, kata Risma, sudah lebih dari 50 hektare aset lahan milik Pemkot Surabaya dapat diselamatkan berkat kerja sama dengan pihak kejaksaan.

Baca juga: Aset YKP Dikembalikan, Kajati Jatim Pastikan Proses Hukum Jalan Terus

 

Aset tersebut bermacam-macam, ada yang berupa gedung olahraga, kantor kelurahan, jalan umum yang dibangun pusat perbelanjaan, kolam renang, hingga kantor kelurahan.

"Saya kira 50 hektare itu sudah bagus, ternyata sekarang dapat lagi aset yang lebih luas dan lebih tinggi nilainya," pungkas Risma. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Universitas Brawijaya Buka 2 Program Studi Baru, Kehutanan dan Aktuaria

Universitas Brawijaya Buka 2 Program Studi Baru, Kehutanan dan Aktuaria

Regional
Minimarket di Cilacap Dirampok, Uang Rp 80 Juta Digasak, 2 Karyawan Luka Sayatan Senjata Tajam

Minimarket di Cilacap Dirampok, Uang Rp 80 Juta Digasak, 2 Karyawan Luka Sayatan Senjata Tajam

Regional
Bertemu 3 Guru Tersangka Kasus Susur Sungai, Ketua Umum PGRI Menangis

Bertemu 3 Guru Tersangka Kasus Susur Sungai, Ketua Umum PGRI Menangis

Regional
RS Kariadi Semarang Sebut Suspect Corona yang Diisolasi Meninggal karena Flu Babi

RS Kariadi Semarang Sebut Suspect Corona yang Diisolasi Meninggal karena Flu Babi

Regional
Warga Berhamburan Cari Perlindungan Saat KKB Tembaki Pos TNI Nduga

Warga Berhamburan Cari Perlindungan Saat KKB Tembaki Pos TNI Nduga

Regional
Jual Tiket Hasil Pembobolan Kartu Kredit, Pengusaha Travel Dibekuk Polisi

Jual Tiket Hasil Pembobolan Kartu Kredit, Pengusaha Travel Dibekuk Polisi

Regional
Kronologi Ayah Bunuh dan Buang Mayat Anaknya ke Gorong-gorong

Kronologi Ayah Bunuh dan Buang Mayat Anaknya ke Gorong-gorong

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan, PGRI: Sikap Kesatria

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan, PGRI: Sikap Kesatria

Regional
Viral Pria Mematung 7 Jam di Pinggir Jalan di Kebumen, Ditemukan Obat Bertuliskan Mr X

Viral Pria Mematung 7 Jam di Pinggir Jalan di Kebumen, Ditemukan Obat Bertuliskan Mr X

Regional
Gubernur Banten Larang Truk Overtonase Melintas di Jalan Provinsi

Gubernur Banten Larang Truk Overtonase Melintas di Jalan Provinsi

Regional
Peniadaan PHR Selama 6 Bulan, Badung Berpotensi Kehilangan Rp 1,6 T

Peniadaan PHR Selama 6 Bulan, Badung Berpotensi Kehilangan Rp 1,6 T

Regional
Tebus Kesalahan atas Kematian 10 Siswa, Alasan 3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan

Tebus Kesalahan atas Kematian 10 Siswa, Alasan 3 Tersangka Susur Sungai Sempor Tolak Penangguhan Penahanan

Regional
Arab Saudi Stop Umrah karena Corona, Biro Travel Rugi Miliaran Rupiah

Arab Saudi Stop Umrah karena Corona, Biro Travel Rugi Miliaran Rupiah

Regional
Merapat ke Pos TNI yang Sedang Diserang, Brimob Terkena Tembakan KKB

Merapat ke Pos TNI yang Sedang Diserang, Brimob Terkena Tembakan KKB

Regional
Pura-pura Jual Mobil Mertua untuk Ajukan Kredit, PNS Magetan Dibui

Pura-pura Jual Mobil Mertua untuk Ajukan Kredit, PNS Magetan Dibui

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X