Viral Video Wanita Bentak Petugas Kereta, Ini Penjelasan PT KAI

Kompas.com - 18/07/2019, 05:47 WIB
Vice President (VP) Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Eva Chairunisa, di Stasiun Depok Baru, Senin (11/3/2019). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAVice President (VP) Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Eva Chairunisa, di Stasiun Depok Baru, Senin (11/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Di media sosial, beredar video seorang perempuan mengamuk dan berkata-kata kasar di kereta ekonomi. Perempuan tersebut nampak membentak seorang petugas kereta api yang sedang memeriksa tiket.

"Saya mau konfirmasi," kata petugas. 

"Ya sini, kalau enggak mau diterima ya sudah sini (tiketnya)," kata perempuan tersebut.

"Mau dikonfirmasi dulu," sahut petugas lagi.

Perempuan tersebut masih meminta tiketnya dikembalikan dengan nada tinggi. Nampak ia mencoba merampasnya dari tangan petugas.

Baca juga: Viral Video Pencurian di Kereta Eksekutif, PT KAI Sebut Kejadian Tahun 2017

Saat dikonfirmasi, Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi I Eva Chairunisa mengatakan, kejadian tersebut terjadi pukul 09.15 WIB, Rabu (17/7/2019).

"Kejadian tadi sekitar pukul 09.15 WIB di KA 464 relasi Rangkasbitung - Merak," ujar Eva kepada Kompas.com, Rabu malam.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

. pideo piral hari ini yess kejadian tadi pagi shay . serem ah marahnya level berapa nih

A post shared by Bukan Akun Haters / Fanbase ???? (@lambe_turah) on Jul 17, 2019 at 5:36am PDT

Eva mengatakan, kejadian bermula saat petugas melakukan pemeriksaan tiket di setiap gerbong. Kemudian, salah satu penumpang memiliki tiket secara fisik tidak dapat terbaca jelas atau meragukan.

Petugas, kata Eva, bertanya baik-baik apakah perempuan tersebut memiliki tiket lain. Sebab, secara fisik, tiket tersebut tidak dalam kondisi yang baik.

"Namun, pada proses tersebut penumpang justru menanggapi dengan emosi," kata Eva.

Baca juga: KA Lodaya Anjlok, Menhub Minta PT KAI Diperhatikan 2 Hal

Petugas kemudian meminta waktu untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Saat itu, bertepatan dengan ketibaan kereta di stasiun Serang. Perempuan itu langsung turun di stasiun tersebut.

Eva mengatakan, KAI sangat menyayangkan reaksi dari penumpang tersebut. Ia pun meminta agar penumoang mematuhi aturan yang ada.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar dapat mengikuti aturan yang berlaku, di mana proses pemeriksaan tiket sudah sesuai SOP yang ada," kata Eva.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalintim Palembang-Ogan Ilir, Ayah dan Anak Tewas di TKP

Kecelakaan Maut di Jalintim Palembang-Ogan Ilir, Ayah dan Anak Tewas di TKP

Regional
Motor Tabrak Truk, Ibu dan Dua Anak yang Dibonceng di Depannya Tewas

Motor Tabrak Truk, Ibu dan Dua Anak yang Dibonceng di Depannya Tewas

Regional
Sejumlah Kiai Sepuh di Semarang Kecewa, Diundang Diskusi Covid-19 Malah Dicatut Dukung Paslon

Sejumlah Kiai Sepuh di Semarang Kecewa, Diundang Diskusi Covid-19 Malah Dicatut Dukung Paslon

Regional
Gubernur Riau Beri Smartphone untuk Anak yang Viral Bikin Konten Pakai Masker

Gubernur Riau Beri Smartphone untuk Anak yang Viral Bikin Konten Pakai Masker

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah, Pemkab Bener Meriah Tutup 17 Sekolah

Kasus Covid-19 Bertambah, Pemkab Bener Meriah Tutup 17 Sekolah

Regional
Mudik dari Palembang Lalu Pergi ke Solo, Pria Ini Terpapar Corona

Mudik dari Palembang Lalu Pergi ke Solo, Pria Ini Terpapar Corona

Regional
Isolasi Mandiri Ketat Warga dari Luar Kota, Toraja Utara Kini Hampir Nol Kasus Covid-19

Isolasi Mandiri Ketat Warga dari Luar Kota, Toraja Utara Kini Hampir Nol Kasus Covid-19

Regional
Viral Lomba Voli Timbulkan Kerumunan dan Dibubarkan Polisi, Panitia Kembalikan Uang Tiket Penonton

Viral Lomba Voli Timbulkan Kerumunan dan Dibubarkan Polisi, Panitia Kembalikan Uang Tiket Penonton

Regional
Tekan Jumlah Kematian akibat Covid-19, Dinkes NTB 'Screening' Lansia

Tekan Jumlah Kematian akibat Covid-19, Dinkes NTB "Screening" Lansia

Regional
Pameran Seni Rupa 'Sugih Ora Nyimpen', Gambarkan Sosok Mendiang Jakob Oetama

Pameran Seni Rupa "Sugih Ora Nyimpen", Gambarkan Sosok Mendiang Jakob Oetama

Regional
Putra Wali Kota Jambi Meninggal akibat Covid-19, Kegiatan yang Langgar Protokol Kesehatan akan Dibubarkan

Putra Wali Kota Jambi Meninggal akibat Covid-19, Kegiatan yang Langgar Protokol Kesehatan akan Dibubarkan

Regional
Puluhan Vila di Puncak Bogor Disegel karena Nekat Disewakan Saat PSBB

Puluhan Vila di Puncak Bogor Disegel karena Nekat Disewakan Saat PSBB

Regional
12 Tenaga Medis RSUD Jambi Positif Covid-19, Layanan ICU hingga Radiologi Ditutup

12 Tenaga Medis RSUD Jambi Positif Covid-19, Layanan ICU hingga Radiologi Ditutup

Regional
Berkumpul hingga Larut Malam, Ratusan PSK di Babel Digiring ke Kantor Polisi

Berkumpul hingga Larut Malam, Ratusan PSK di Babel Digiring ke Kantor Polisi

Regional
Kampanye di Tengah Pandemi, Paslon Penantang Petahana di Malang Maksimalkan Platform Digital

Kampanye di Tengah Pandemi, Paslon Penantang Petahana di Malang Maksimalkan Platform Digital

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X