OTT Gubernur Kepri, BP Batam Akui Tak Alokasikan Lahan Piayu Laut

Kompas.com - 17/07/2019, 15:49 WIB
Lokasi penimbunan untuk pembuatan lahan parkir yang luasnya hanya 80 X 50 m2. Di mana penimbunan ini disebut-sebut sebagai aktivitas reklamasi dengan luas 10,2 hektar di Piayu Laut, Kepri. KOMPAS.com/HADI MAULANALokasi penimbunan untuk pembuatan lahan parkir yang luasnya hanya 80 X 50 m2. Di mana penimbunan ini disebut-sebut sebagai aktivitas reklamasi dengan luas 10,2 hektar di Piayu Laut, Kepri.

 

BATAM, KOMPAS.com - Lokasi lahan yang berada di Piayu Laut, Tanjungpiayu, Sei Beduk, Batam, Kepulauan Riau yang belakangan menjerat Gubernur Kepri ternyata belum memperoleh izin hak pengelolaan lahan (HPL) dari Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Hal ini diungkapkan Direktur Promosi dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam Dendi Gustinandar, Rabu (17/7/2019).

Dendi mengaku tidak tahu pasti atas izin prinsip reklamasi atas nama Kock Meng dan ditandatangani Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Baca juga: Kasus OTT Gubernur Kepri, Warga Piayu Laut Bantah Adanya Reklamasi

Namun, Dendi menegaskan, pihaknya sama sekali tidak mengeluarkan alokasi lahan di kawasan tersebut.

"Sampai saat ini, sepengetahuan saya BP Batam tidak ada mengalokasikan lahan di kawasan Piayu Laut," tegas Dendi.

Dendi menambahkan, jika sudah mendapat HPL dari BP Batam sebagai kuasa pemanfaatan lahan se-Pulau Batam, maka otomatis pemilik lahan berlanjut membayar uang wajib tahunan Otorita atau UWTO.

Lebih jauh dikatakan Dendi, terhadap lahan tersebut, pada dasarnya dirinya juga tidak mengetahui di mana tepat lokasinya, karena ia memang belum pernah membaca atau melihat izin prinsip seperti yang diberitakan.

Namun yang jelas, sampai saat ini BP Batam tidak ada mengalokasikan lahan di sekitar kawasan Piayu Laut tersebut. Sebab, lahan tersebut merupakan lahan lindung.

"Kalau tidak salah, lahan di sana merupakan lahan lindung," ujarnya.

Baca juga: OTT Gubernur Kepri, Warga Piayu Laut Bingung Abu Bakar Disebut Pengusaha

Sebelumnya, Ketua RT 001 RW 010 Kampung Tua Piayu Laut, Abdul Rahman mengaku reklamasi lahan seluas 10,2 hektar yang disebut-sebut pihak terkait, tidaklah benar.

Bahkan dirinya bisa memastikan reklamasi seperti yang digadang-gadangkan itu sama sekali tidak ada.

Kalaupun ada, lanjut Abdul Rahman hanya penimbunan untuk pembuatan lokasi parkir yang luasnya hanya 80 X 50 meter persegi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjadi Penolakan, Acara KAMI di Karawang Dibubarkan

Terjadi Penolakan, Acara KAMI di Karawang Dibubarkan

Regional
Keluarga Mengamuk di Rumah Sakit, Ingin Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Keluarga Mengamuk di Rumah Sakit, Ingin Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Regional
Pelaku Vandalisme di Tangerang Lakukan Aksi Perusakan di 2 Mushala

Pelaku Vandalisme di Tangerang Lakukan Aksi Perusakan di 2 Mushala

Regional
Kasus Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar, 4 Saksi Dikenakan Wajib Lapor

Kasus Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar, 4 Saksi Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Kasus Anak yang Mengaku Disiksa Pakai Tang, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Anak yang Mengaku Disiksa Pakai Tang, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi

Regional
Kota Malang Berubah Jadi Zona Oranye dari Merah, Angka Kematian Masih Tinggi

Kota Malang Berubah Jadi Zona Oranye dari Merah, Angka Kematian Masih Tinggi

Regional
Bawaslu Temukan Ribuan Pemilih Ganda di DPS Pilkada Demak

Bawaslu Temukan Ribuan Pemilih Ganda di DPS Pilkada Demak

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Coret Dinding dan Sobek Al Quran di Mushala Tangerang

Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Coret Dinding dan Sobek Al Quran di Mushala Tangerang

Regional
Driver Ojol Bawa Lari Tas Berisi Pistol Milik Polisi Korban Kecelakaan yang Terluka dan Tak Berdaya

Driver Ojol Bawa Lari Tas Berisi Pistol Milik Polisi Korban Kecelakaan yang Terluka dan Tak Berdaya

Regional
Acara Hiburan Pesta Pernikahan Dibubarkan oleh Polisi, Tuan Rumah Sempat Menolak

Acara Hiburan Pesta Pernikahan Dibubarkan oleh Polisi, Tuan Rumah Sempat Menolak

Regional
Terkait Dugaan Korupsi, Polisi Geledah Kantor Dinas PUPR Kalbar

Terkait Dugaan Korupsi, Polisi Geledah Kantor Dinas PUPR Kalbar

Regional
Pengiriman 301 Kilogram Ganja ke Bogor Terungkap, Begini Modus Pelaku

Pengiriman 301 Kilogram Ganja ke Bogor Terungkap, Begini Modus Pelaku

Regional
Wagub Kalbar Positif Covid-19: Kemungkinan Saya Terpapar di Lingkungan Kantor

Wagub Kalbar Positif Covid-19: Kemungkinan Saya Terpapar di Lingkungan Kantor

Regional
Dinilai Tak Sesuai Syariat Islam, Pemakaman Jenazah dengan Protokol Covid-19 Ditolak Warga

Dinilai Tak Sesuai Syariat Islam, Pemakaman Jenazah dengan Protokol Covid-19 Ditolak Warga

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, Ini Pertimbangannya

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, Ini Pertimbangannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X