Sopir Bus Pengantar Jemaah Haji yang Tewaskan Seorang Anak Jadi Tersangka

Kompas.com - 17/07/2019, 14:12 WIB
Tersangka ER meutup muka dengan tangan saat konferensi pers di halaman Gedung Juang 45 Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (17/7/2019).KOMPAS.com/BUDIYANTO Tersangka ER meutup muka dengan tangan saat konferensi pers di halaman Gedung Juang 45 Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (17/7/2019).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Polres Sukabumi Kota menetapkan sopir bus pariwisata Nuansa Ilham (NI), ER sebagai tersangka dalam insiden kecelakaan di pintu keluar Gedung Juang 45 Jalan Veteran, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (16/7/2019).

Insiden itu terjadi saat bus cadangan pengantar calon jemaah haji menyenggol pilar pagar hingga ambruk di pintu keluar. Akibanya seorang anak meninggal dunia dan empat warga lainnya mengalami cedera.

"Setelah melalui  penyelidikan dan penyidikan, sejak semalam kami sudah tetapkan sopir bus ER sebagai tersangka," ungkap Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro dalam konferensi pers di Gedung.Juang 45, Rabu (17/7/2019) siang.


Baca juga: Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Hasil pemeriksaan, tersangka ER salah perhitungan saat melaju keluar dari halaman parkir di Gedung Juang 45. Bus pariwisata NI berpelat F 7512 SF yang dikendarainya terlalu mepet ke bagian kanan.

Hal itu membuat bagian belakang bus menyerempet pilar pagar pintu keluar sebelah kanan. Saat menyerempet, di atas tembok beton itu terdapat pilar yang langsung ambruk menimpa empat warga berada di sekitar pagar.

Selain itu ada satu anak yang terjepit pagar besi yang tiang pondasi betonnya tersenggol bus cadangan pengantar calon jemaah haji. Anak tersebut akhirnya tewas. 

"Sopir bus terakhir ini diduga salah perhitungan, artinya kelalaian dan terlalu ke kanan sehingga menyerempet pagar. Padahal enam bus yang berjalan iring-iringan di depannya lancar saat melewati pintu keluar," ujarnya.

Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, 155 Calon Jemaah Haji Naik Bus Menuju Asrama Haji Sudiang Makassar

"Tadi malam juga dilakukan test urine kepada tersangka ER hasilnya negatif. Jadi insiden kecelakaan ini murni akibat kelalaian sopir," sambungya.

Tersangka ER yang juga dihadirkan dalam konferensi mengakui kelalaiannya saat keluar dari halaman Gedung Juang 45. Ia pun meminta maaf kepada keluarga korban dan semuanya.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X