Tiket Pesawat Mahal, 155 Calon Jemaah Haji Naik Bus Menuju Asrama Haji Sudiang Makassar

Kompas.com - 15/07/2019, 15:28 WIB
Ilustrasi calon jemaah haji Surya/Ahmad Zaimul HaqIlustrasi calon jemaah haji

PASANGKAYU, KOMPAS.com - Sebanyak 155 calon jemaah haji asal Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) terpaksa berangkat menggunakan lima bus pariwisata menuju Asrama Haji Sudiang di kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Para calon jemaah haji ini menempuh perjalanan hingga belasan jam dengan jarak tempuh sekitar 700 kilometer.

Mereka akan singgah di sejumlah kota selama perjalanan untuk beristirahat, seperti di Mamuju atau kota kabupaten lain. 

Sebanyak 155 calon jemaah haji asal Pasangkayu ini akan berangkat ke Mekkah melalui embarkasi bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. 

Baca juga: Mengaku Kangen Keluarga, Calon Haji Asal Bangka Ini Sempat Minta Pulang

Wakil Bupati Pasangkayu H Muhammad Saal menjelaskan bahwa keberangkatan rombongan calon jemaah haji dengan bus ini lantaran harga tiket pesawat dari bandara Palu ke Makassar naik dua kali lipat. 

Pada tahun lalu,  calon jemaah haji juga menggunakan bus, tetapi menuju bandara Palu. Kemudian dari Palu, terbang ke bandara Makassar. 

“Meski menempuh perjalanan darat yang jauh namun kami tidak khawatir akan kondisi para jemaah. Selain itu jemaah juga ditangani PPIH yang berpengalaman hingga kami tak khawatir,” jelas H Muhammad Saal saat melepas rombongan, Senin (15/7/2019). 

menurut jadwal, sebanyak 155 jemaah calon haji tersebut akan beristirahat sehari di Asrama Haji Sudiang sebelum kemudian berangkat ke tanah suci Mekkah. 

Baca juga: Kisah Tukang Bakso Keliling Naik Haji Setelah 41 Tahun Menabung



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayar Utang Rentenir, IRT di Wonogiri Curi dan Gadaikan Sertifikat Tanah Adiknya

Bayar Utang Rentenir, IRT di Wonogiri Curi dan Gadaikan Sertifikat Tanah Adiknya

Regional
Gerakan Sehari Tanpa Nasi di Salatiga, Ganjar: Ya Enggak Apa-apa Boleh Aja

Gerakan Sehari Tanpa Nasi di Salatiga, Ganjar: Ya Enggak Apa-apa Boleh Aja

Regional
Perjuangan Anastasia, Menjual Kayu Api untuk Hidupkan Keluarga dan Menyekolahkan Anak

Perjuangan Anastasia, Menjual Kayu Api untuk Hidupkan Keluarga dan Menyekolahkan Anak

Regional
Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Kasus Covid-19 di Ponorogo Capai 208 Orang, Sebagian Besar dari Klaster Pemudik

Regional
43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

43.231 Pemilih di Grobogan Tidak Memenuhi Syarat, 14.995 Orang Meninggal Dunia

Regional
Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Pernah Kontak dengan Bupati Ogan Ilir, 2 ASN Positif Corona

Regional
Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Mengenal Kuskus Beruang, Hewan Endemik Sulawesi yang Semakin Langka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Detik-detik Tubuh Ibu Rumah Tangga Diseret Buaya | Kabar Baik Vaksin Covid-19

Regional
Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Ajudan Wagub Sumbar Positif Covid-19, Wartawan dan ASN Jalani Tes Swab

Regional
Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Ponpes Sempon Wonogiri Belum Berkenan Terima Tamu dari Luar

Regional
Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Sebelum Nikahi 2 Wanita dalam Kurun 6 Hari, Sukartayasa Pertemukan Kedua Kekasihnya

Regional
Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Terduga Penyekap dan Penikam Karyawati Farmasi Ditangkap, Ternyata Masih Mahasiswa

Regional
Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Lewat Karikatur, Relawan Gibran Ajak Semua Elemen Wujudkan Pilkada Solo Damai

Regional
Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Calon Istri Kaget Dapati Pasangannya Bunuh Diri 2 Hari Sebelum Pernikahan

Regional
Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Dikeluarkan dari Kampus, Orangtua Pasrah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X