Kisah SD Negeri di Jombang, yang Hanya Kedatangan 2 Murid Baru

Kompas.com - 16/07/2019, 18:44 WIB
Salah satu guru SDN Sumberaji II, Sriami, membimbing 2 murid barunya, Selaa (16/11/2019). Sekolah dasar itu berada di Dusun Ngapus, Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. MOH. SYAFIÍSalah satu guru SDN Sumberaji II, Sriami, membimbing 2 murid barunya, Selaa (16/11/2019). Sekolah dasar itu berada di Dusun Ngapus, Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

JOMBANG, KOMPAS.com - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sumberaji II, di Dusun Ngapus, Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada tahun ini hanya kedatangan 2 murid baru.

Kedua siswa baru tersebut berasal dari dusun di tempat berdirinya sekolah. Di sekolah yang didirikan pada tahun 1984 itu, kekurangan jumlah murid merupakan masalah tahunan.

Kepala SDN Sumberaji II, Surati mengungkapkan, jumlah siswa di sekolah yang dipimpinnya memang selalu minim. Tahun ini, jumlah siswa sebanyak 12 anak.

Dari kelas sekolah dasar yang tersedia, tahun ini hanya terisi untuk kelas 1, kelas 4 dan kelas 5. Sedangkan untuk kelas 2, 3 dan 6, tidak ada muridnya sama sekali.

Baca juga: Fakta Menarik Situs Kuno di Jombang, Irigasi Tipe Tertutup hingga Identik dengan Zaman Majapahit

"Totalnya 12 anak. Kelas 1, 2 anak, untuk kelas 4 ada 4 anak, dan kelas 5 ada 6 anak," kata Surati, saat ditemui di tempat tugasnya, di SDN Sumberaji II, Selasa (16/7/2019).

Surati mengatakan, pada tahun ini pihaknya kedatangan 2 anak sebagai murid baru, kondisi berbeda terjadi pada 2 tahun sebelumnya.

Pada tahun 2017 dan 2018, SDN Sumberaji II tidak mendapatkan murid baru sama sekali.

"Kalau tahun ini ada 2 murid baru, satu laki-laki dan satu perempuan. Keduanya anak dari sini (Dusun Ngapus)," ungkap dia.

Dua murid baru SDN Sumberaji II adalah Muhammad Alfin Ardiansyah dan Khusnul Nur Komariah.

Saat Kompas.com mengunjungi sekolah, kedua anak itu sedang serius belajar dibimbing gurunya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akibat Hujan Deras di Tanjung Raya Agam, 1 Tewas, 13 Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

Akibat Hujan Deras di Tanjung Raya Agam, 1 Tewas, 13 Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

Regional
Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Regional
Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X