Menengok Rumah Masa Kecil Bung Karno di Jombang yang Tinggal Pondasi

Kompas.com - 13/07/2019, 11:37 WIB
Kushartono, salah satu kerabat Bung Karno bersama Khoirul Anam, penjaga pekarangan tempat berdirinya bangunan bekas rumah masa kecil Presiden RI pertama Soekarno (Bung Karno), saat mengecek kondisi rumah, Kamis (11/7/2019). Rumah masa kecil Bung Karno itu berada di kawasan Gang Buntu, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. MOH. SYAFIÍKushartono, salah satu kerabat Bung Karno bersama Khoirul Anam, penjaga pekarangan tempat berdirinya bangunan bekas rumah masa kecil Presiden RI pertama Soekarno (Bung Karno), saat mengecek kondisi rumah, Kamis (11/7/2019). Rumah masa kecil Bung Karno itu berada di kawasan Gang Buntu, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

 

 

JOMBANG, KOMPAS.com - Presiden RI pertama Soekarno (Bung Karno), semasa kecil pernah tinggal di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tepatnya di wilayah Kecamatan Ploso.

Keyakinan bahwa Bung Karno pada masa kecilnya pernah tinggal di Ploso Jombang, salah satunya merujuk pada buku berjudul 'Ida Ayu Nyoman Rai IBU BANGSA', yang ditulis oleh 7 guru besar dan seorang doktor.

Buku tersebut diterbitkan oleh Kemang Aksara Studio bekerja sama dengan Akademi Kebangsaan Jakarta, tahun 2012.

Adapun isinya, banyak mengulas tentang sosok ibu Bung Karno, Ida Ayu Nyoman Rai Srimben.

Pada salah satu bagian buku, tepatnya pada Bab IV, dituliskan cerita saat Ida Ayu Nyoman Rai Srimben menjadi warga masyarakat desa.

Ibu Proklamator Kemerdekaan Bangsa Indonesia ini tinggal di Ploso, mengikuti suaminya, Raden Soekeni Sosrodihardjo.

Baca juga: Razia di Lokasi Pengasingan Bung Karno, Alat Tambang Disita Aparat

Soekeni Sosrodihardjo, ayah Soekarno, mendapatkan tugas menjadi Mantri Guru atau Kepala Sekolah di wilayah Ploso. Ayah Bung Karno bertugas sebagai Mantri di Ploso dari tahun 1901 hingga tahun 1907. 

Surat tugas sebagai Mantri Guru yang diterima Soekeni, ditandatangi oleh Direktur Pendidikan, Peribadatan dan Kerajinan Pemerintah Hinda Belanda pada tanggal 28 Desember 1901.

Adapun penulis buku 'Ida Ayu Nyoman Rai IBU BANGSA', yakni, Dr Nurinwa Ki S Hendrowinoto, Prof Dr AA Putra Agung, Prof Aminudin Kasdi, Prof Dr Tadjoer Rizal Baiduri, Prof Dr Fabiola D Kurnia, Prof Dr Roesminingsih, Prof Dr A Fatchan dan Prof Dr Jacob Sumardjo.

Kushartono, pengelola alias juru kunci rumah masa kecil Bung Karno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, saat berada di Jombang mengungkapkan, pada masa kecilnya, Bung Karno memang pernah tinggal di Jombang.

Menurut Kushartono, berdasarkan penelusuran pihak keluarga besar Bung Karno yang didukung sejumlah literatur dan bukti otentik, rumah masa kecil Bung Karno, berada di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.  

Baca juga: Bali, Provinsi Pertama yang Keluarkan Pergub tentang Bulan Bung Karno

Rumah yang dimaksud sebagai rumah Bung Karno saat kecil, tepatnya berada di kawasan Gang Buntu, di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso. Namun, saat dikunjungi Kompas.com pada Kamis (11/7/2019), rumah itu tinggal pondasi.

"Dari penelusuran keluarga besar Soekarno, di rumah ini dulunya Bung Karno pernah tinggal," kata Kushartono, saat berada di lokasi bekas rumah tinggal Bung Karno semasa kecil.

Ketua Harian Persada Soekarno Kediri itu menjelaskan, keluarga besar Soekarno melakukan penelusuran rumah masa kecil Presiden RI pertama itu selama bertahun-tahun. 

"Jadi, selain dari penuturan warga khususnya yang sudah sepuh (tua), kami juga merujuk dari literatur yang ditulis para sejarawan," tutur Kushartono, sembari menunjukkan sejumlah buku yang menulis keberadaan rumah Bung Karno di Jombang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Regional
Penjelasan Bupati Lumajang Tentang Sawah Istri Aktivis Salim Kancil yang Diduga Diserobot

Penjelasan Bupati Lumajang Tentang Sawah Istri Aktivis Salim Kancil yang Diduga Diserobot

Regional
Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Regional
Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Regional
54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

Regional
Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di 'Freezer' Kapal China

Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di "Freezer" Kapal China

Regional
2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

Regional
Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Regional
Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Regional
Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Regional
Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Regional
Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Regional
'Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja'

"Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X