Diduga Sebar Hoaks Tsunami Pasca-gempa Maluku, Seorang Pria Diamuk Massa

Kompas.com - 15/07/2019, 15:50 WIB
RM (35) terduga pelaku penyebar isu hoaks tsunami yang kini masih diamankan di Mapolres Ternate, Senin (15/07/2019). (Foto: whatsapp) YAMIN ABDUL HASANRM (35) terduga pelaku penyebar isu hoaks tsunami yang kini masih diamankan di Mapolres Ternate, Senin (15/07/2019). (Foto: whatsapp)

TERNATE, KOMPAS.com - Seorang warga di Kelurahan Sasa, Kota Ternate, Maluku Utara inisial RM (35) diamankan aparat kepolisian Polsek Ternate Selatan.

RM diamankan setelah dihakimi massa karena diduga menyebarkan isu hoaks adanya gelombang tsunami pasca-gempa bumi magnitudo 7,2 yang mengguncang Kabupaten Halmahera Selatan, Minggu (14/7/2019).

“RM saat ini kita amankan di Polres Ternate untuk proses lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda saat ditemui Kompas.com di Mapolres Ternate, Senin (15/7/2019).

Baca juga: Rumah Rusak akibat Gempa Maluku Utara Bertambah Jadi 828 Unit

Adapun kronologinya, beberapa saat pasca-gempa bumi yang dirasakan di Kota Ternate itu, RM langsung keluar dengan sepeda motor. Setibanya di sebuah pangkalan ojek, ia lalu menyampaikan kepada warga yang ada di pangkalan air laut naik.

“Dia inisiatif sampaikan itu karena dia juga ingin cari keluarganya dan juga setelah menyampaikan bahwa air naik, RM kemudian naik ke bukit,” kata Riki.

Baca juga: Gempa Maluku Sebabkan 2 Warga Tewas, 1 Belum Teridentifikasi

Atas apa yang disampaikan RM tersebut tersebut, banyak warga termakan isu sehingga ikut mengungsi ke daerah ketinggian.

Atas beredarnya itu itu, polisi kemudian menyampaikan informasi sebenarnya bahwa tidak ada tsunami. 

“Karena tidak ada potensi tsunami kemudian kita imbau warga untuk kembali ke rumah masing-masing. Nah, setelah dari situ mulai ada warga yang mencari tau sumber isu tsunami tersebut,” kata Riki.

“Mungkin ada masyarakat yang menyampaikan bahwa air naik adalah ini, maka terjadi keributan dan anggota polsek yang ada di sana mengamankannya,” katanya lagi.

Saat ini terduga pelaku diamankan di Mapolres Ternate 

“Bisa dikenakan Pasal 14 Peraturan Hukum Pidana. Namun, masih dilakukan pendalaman,” kata Riki.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X