Kasus Mutilasi Banyumas, Korban Dibunuh di Puncak Bogor, Dimutilasi di Mobil Sepanjang Perjalanan

Kompas.com - 12/07/2019, 09:56 WIB
Lokasi pembakaran potongan tubuh di Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (11/7/2019) malam. Fadlan Mukhtar ZainLokasi pembakaran potongan tubuh di Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (11/7/2019) malam.

BANYUMAS, KOMPAS.com - Tersangka pelaku mutilasi, DP (37), warga Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan Banjarnegara, membunuh korbannya, WK (51), warga Cileunyi, Bandung, di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, pelaku mengaku membunuh korban pada Minggu (7/7/2019) atau sehari sebelum penemuan potongan tubuh korban di Banyumas.

"Untuk pengakuan sementara lokasi pembunuhan di daerah Puncak Bogor. Pelaku membacok bagian belakang kepala korban menggunakan golok," kata Bambang, Jum'at (12/7/2019) dini hari.

Mayat korban kemudian dimasukkan ke dalam mobil dan dibawa ke wilayah Kabupaten Kebumen dan Banyumas.

Baca juga: Terduga Pelaku Mutilasi Bakar Potongan Tubuh Korban di Kawasan Hutan Banyumas dan Kebumen

"Proses pemotongan mayatnya atau mutilasinya dilakukan di perjalanan, sambil jalan dia menepi langsung dipotong-potong. Kemudian di wilayah Kebumen ini bagian badannya dibuang dan dibakar," jelas Bambang.

Menurut Bambang pelaku membakar potongan tubuh korban di Kebumen pada Minggu malam atau Senin dini hari.

Setelah memastikan korban mutilasinya terbakar, DP bergerak ke wilayah Banyumas.

"Di sini tidak terlalu lama, setelah membakar, pelaku membawa potongan tubuh lainnya ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang pertama di wilayah Banyumas," ujar Bambang.

Lokasi penemuan tubuh yang pertama di wilayah Banyumas, kata Bambang, tidak terlalu jauh dari rumah terduga pelaku. Jaraknya hanya sekitar 2 kilometer.

Baca juga: Korban Mutilasi di Banyumas Seorang Ibu Rumah Tangga Asal Bandung



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X