4 Fakta Lahar Dingin Gunung Sinabung, Terjang 3 Desa hingga Warga Sempat Terseret

Kompas.com - 12/07/2019, 07:30 WIB
suasana dampak lahar hujan gunung api sinabung KOMPAS.com/HENDRI SETIAWANsuasana dampak lahar hujan gunung api sinabung

KOMPAS.com - Lahar dingin Gunung Sinabung menerjang tiga desa di Kecamatan Tigaderket, Kabupaten Karo, Sumut, yakni Desa Sukatendel, Desa Kutambaru, dan Desa Perbaji, Kamis (11/7/2019).

Akibat kejadian tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo mendata ada 5 rumah dan 1 puskesmas terdampak lahar dingin dengan tinggi 50 sentimeter sampai 1 meter.

Selain itu, BPBD menyiapkan dua alat berat dan sebuah mobil pemadam untuk membantu mempercepat pembersihan lahar.

Berikut fakta lahar dingin Gunung Sinabung menerjang tiga desa di Kabupate Karo:

 

1. Kronologi kejadian

Ilustrasi rumah rusakKOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO Ilustrasi rumah rusak

Adi Putra Surbakti salah satu warga yang rumahnya terdampak lahar dingin Gunung Sinabung mengatakan, awalnya sekitar pukul 20.00 WIB, hujan deras turun di Desa Kutambaru.

Tak berselang lama disusul oleh gemuruh, dan lahar dingin langsung meluap dan menerjang rumah mereka. Ia dan keluarganya panik dan berusaha menyelamatkan diri.

"Air campur (lumpur) langsung masuk rumah kita. Kami pun panik bang," ujar Adi.

Baca juga: Lahar Dingin Terjang Lahan Pertanian di Sekitar Gunung Agung

 

2. 3 warga sempat terseret

dua alat berat, dan satu pemadam di kerahkan untuk membersihkan material lahar hujan yang menerpa ke tiga desa.KOMPAS.com/HENDRI SETIAWAN dua alat berat, dan satu pemadam di kerahkan untuk membersihkan material lahar hujan yang menerpa ke tiga desa.

Adi mengatakan, saat kejadian, tiga saudaranya sempat terseret meterial lumpur hingga 10 meter. Untungnya, saudaranya bisa menyelamatkan diri.

Dalam dua hari terakhir, intensitas hujan di wilayah puncak Gunung Sinabung sangat tinggi.

Warga diimbau jika terjadi hujan agar tidak beraktivitas di bantaran sungai yang berhulu dari puncak Sinabung.

Baca juga: Erupsi, Masa Tanggap Darurat Bencana Gunung Sinabung Diperpanjang

 

3. Terjang 3 desa

Ilustrasi desaKOMPAS/ANASTASIA JOICE Ilustrasi desa

Camat Tigaderket Sukur Sembiring mengatakan, Desa Kutambaru menjadi desa dengan dampak terparah.

Di desa ini, tiga rumah dan sebuah puskesdes terendam lahar dingin dengan ketinggian 50 sentimeter hingga 1 meter. Kerugian masih dalam pendataan pihak kecamatan.

"Lahar hujan yang terjadi tadi malam mengenai tiga desa di kecamatan kita. Dampak paling parah ada di Desa Kutambaru," ujar Sukur, Kamis.

Baca juga: Lahar Dingin Gunung Sinabung Terjang 3 Desa di Karo

 

4. Akibat curah hujan tinggi

dua alat berat, dan satu pemadam di kerahkan untuk membersihkan material lahar hujan yang menerpa ke tiga desa.KOMPAS.com/HENDRI SETIAWAN dua alat berat, dan satu pemadam di kerahkan untuk membersihkan material lahar hujan yang menerpa ke tiga desa.

Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Karo Martin Sitepu mengatakan, lahar dingin Gunung Sinabung yang menerjang tiga desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, disebabkan curah hujan yang tinggi.

Tingginya volume air yang bercampur lumpur dan bebatuan, menyumbat sabo dam dan mengakibatkan lahar meluap.

"Hujan deras yang terjadi sekitar satu jam tadi malam yang jadi penyebab laharan Sinabung ini. Belum lagi material abu vulkanik yang sudah mengendap dari beberapa kali erupsi pada bulan kemarin. Akibatnya penyerapan air bekurang dan mengakibatkan aliran permukaan atau run off ," ujar Martin, saat mengecek lokasi terdampak lahar dingin Sinabung, Kamis (11/7/2019).

Baca juga: Lahar Dingin Gunung Sinabung Disebabkan Curah Hujan Tinggi

Sumber: KOMPAS.com (Hendri Setiawan)

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Regional
Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Regional
Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Regional
Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Melihat Rumah Singgah Anak Penderita Kanker di Aceh, Saat Pasien Layaknya Keluarga

Regional
'Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan'

"Jangan Sia-siakan Pengorbanan Tenaga Kesehatan"

Regional
Gunung Semeru Meletus, Seluruh Pendaki Dipastikan Sudah Turun

Gunung Semeru Meletus, Seluruh Pendaki Dipastikan Sudah Turun

Regional
Gunung Semeru Meletus, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Lumajang Terjebak Lahar Panas

Gunung Semeru Meletus, Truk dan Alat Berat Penambang Pasir di Lumajang Terjebak Lahar Panas

Regional
Status Tanggap Darurat Bencana Merapi di Sleman Diperpanjang hingga Akhir Desember

Status Tanggap Darurat Bencana Merapi di Sleman Diperpanjang hingga Akhir Desember

Regional
Tanggapan Ridwan Kamil soal Sikap Terbuka Anies Baswedan Umumkan Positif Corona

Tanggapan Ridwan Kamil soal Sikap Terbuka Anies Baswedan Umumkan Positif Corona

Regional
RS Penuh, Kapasitas Ruang Isolasi di Banyumas Ditambah hingga 400 Tempat Tidur

RS Penuh, Kapasitas Ruang Isolasi di Banyumas Ditambah hingga 400 Tempat Tidur

Regional
Seorang Pejabat Dishub Mengisap Sabu di Ruang Guru TK

Seorang Pejabat Dishub Mengisap Sabu di Ruang Guru TK

Regional
Sidak, 7 Pengunjung Warkop di Pontianak Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Sidak, 7 Pengunjung Warkop di Pontianak Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Regional
Mabuk, Pelajar Bacok Pegawai Provider Seluler, Begini Ceritanya

Mabuk, Pelajar Bacok Pegawai Provider Seluler, Begini Ceritanya

Regional
Pemuda dan Mangrove, Upaya Penanggulangan Abrasi Pantai di Mempawah

Pemuda dan Mangrove, Upaya Penanggulangan Abrasi Pantai di Mempawah

Regional
Muncul Klaster Tempat Senam di Tasikmalaya, 40 Orang Dites 'Swab'

Muncul Klaster Tempat Senam di Tasikmalaya, 40 Orang Dites "Swab"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X