Wanita Penyebar Foto Mumi Berwajah Jokowi Ditetapkan sebagai Tersangka

Kompas.com - 08/07/2019, 20:26 WIB
Ilustrasi Facebook Digital TrendsIlustrasi Facebook


SURABAYA, KOMPAS.com - Polres Blitar menetapkan pemilik akun Facebook Aida Konveksi, Ida Fitri (44), sebagai tersangka kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden Jokowi.

"Polres Blitar sudah gelar perkara atas kasus penghinaan presiden di medsos, dan pelaku ditetapkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, Senin (8/7/2019).

Baca juga: Polisi Periksa Perempuan Terduga Penyebar Foto Mumi Berwajah Presiden Jokowi

Barung mengatakan, selain dijerat Pasal 45 a Ayat 2 juncto Ayat 28 a UU RI Nomor 19/2018 tentang perubahan UU Nomor 11/20 tentang ITE, tersangka juga dijerat Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan Penguasa Negara. 

"Penyidik sudah layangkan panggilan untuk pemeriksaan sebagai tersangka kepada yang bersangkutan," ujar dia.

Ida Fitri diamankan polisi Senin (1/7/2019) malam. Akun tersebut menyebar penghinaan dan ujaran kebencian menggunakan gambar Presiden Jokowi.

Akun Facebook tersebut pada 30 Juni 2019 membagikan gambar foto mirip Jokowi yang dikemas seperti mumi dengan kata-kata "The New Firaun".

Baca juga: Hina Presiden dan Menteri, Guru Honorer Ditangkap Polisi

 

Tidak hanya itu, akun yang sama juga membagikan foto gambar manusia berpakaian hakim dan berkepala anjing dengan kata-kata "Iblis berwajah anjing".

Postingan tersebut lalu viral dan Tim Siber Polres Blitar bergerak mengungkap pemilik akun Facebook.

Hasil penelusuran polisi, pemilik akun adalah seorang perempuan bernama Ida Fitri (44), warga Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X