Ditemukan Satu Titik Api di Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo Riau

Kompas.com - 06/07/2019, 17:32 WIB
Kondisi bencana kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Teluk Bano II, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.IDON Kondisi bencana kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Teluk Bano II, Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Bencana kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) turut melanda kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) yang ada di wilayah Kabupaten Pelalawan, Riau.

Wadansatgas Karhutla Riau Edwar Sanger saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (6/7/2019) siang, membenarkan adanya titik api di kawasan hutan suaka margasatwa tersebut.

"Ya, ada. Cuma satu titik, tapi sebagian sudah berhasil dipadamkan dan dilanjutkan pendinginan," sebut Edwar.


Baca juga: 5 Fakta Karhutla di Riau, Nyaris Merembet ke Rumah Warga hingga Api Sempat Padam

Pemadaman, lanjut dia, sedang diupayakan oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan juga dibantu Perusahaan Sinarmas.

Selain dari darat, pemadaman juga dilakukan menggunakan helikopter melakukan water bombing.

"Tadi pagi satu heli BNPB melakukan water bombing di sana. Dan juga dibantu satu heli dari Sinarmas," kata Edwar.

Hari ini, sebut dia, tiga unit helikopter water bombing dikerahkan untuk memadamkan api karhutla di Riau.

Baca juga: Cerita Saat Petugas Berjibaku di Tengah Kabut Asap Karhutla

Dua unit untuk pemadaman karhutla di Desa Teluk Bano, Kecamatan Pekaitan, Rokan Hilir (Rohil), dan satu unit di kawasan TNTN.

Edwar yang juga merupakan Kepala BPBD Riau mengaku belum bisa memastikan berapa hektar luas yang terbakar di kawasan yang terdapat beberapa jenis satwa dilindungi, seperti harimau sumatera, gajah sumatera ini.

"Luasnya belum kita hitung. Tapi lokasi yang terbakar ini cuma tanah mineral, bukan gambut. Jadi api bisa cepat padam," kata Edwar.

Baca juga: 5 Fakta Karhutla di Sumatera, Terdeteksi 59 Titik Panas hingga Terbanyak di Riau, 27 titik

Penanggulangan karhutla di Riau, terang Edwar, dilakukan secara sinergitas yang melibatkan semua unsur.

"Tentu kita harus bersinergi dan bersama-sama menanggulangi karhutla ini. Sesuai perintah Pak Gubernur Riau (Syamsuar), semua potensi dioptimalkan," tutup Edwar Sanger.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Regional
Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Regional
Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Regional
Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Regional
Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Regional
30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Regional
Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Regional
Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Regional
Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

Regional
Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Regional
Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Regional
Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Regional
Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Regional
Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X