Warga Pulau Buru Tangkap dan Bunuh Seekor Buaya di Muara Sungai

Kompas.com - 05/07/2019, 19:38 WIB
Warga Desa Kayeli, Kabupaten Buru, Maluku menangkap seekor buaya di muara sungai desa tersebut, Kamis (4/7/2019)/ Foto dok Anwar Amarduan RAHMAT RAHMAN PATTYWarga Desa Kayeli, Kabupaten Buru, Maluku menangkap seekor buaya di muara sungai desa tersebut, Kamis (4/7/2019)/ Foto dok Anwar Amarduan

AMBON, KOMPAS.com - Seekor buaya muara tewas dibunuh setelah ditangkap warga di Desa Kayeli, Kabupaten Buru, Maluku.

Hewan reptil itu ditangkap warga saat berada di muara Sungai Kayeli di desa tersebut Kamis (4/7/2019) sore.

Yono Wael, salah satu warga Desa Kayeli yang ikut menangkap buaya tersebut mengatakan, kemunculan buaya tersebut awalnya dilihat oleh seorang warga bernama Yani saat sedang membawa longboat menyusuri pesisir pantai desa tersebut.

Baca juga: Buaya Kerap Muncul di Sungai Kahuripan Pekalongan, Warga Resah

Pengemudi longboat itu kemudian melaporkan kepada warga lainnya, dan setelah itulah warga langsung mendatangi muara sungai untuk menangkap buaya tersebut.

“Kebetulan Yani ini bapaknya meninggal setahun lalu karena dimangsa buaya juga, jadi saat melihat buaya itu dia langsung memberitahukan warga dan dia juga ikut menangkap buaya itu,” kata Yono, kepada Kompas.com, saat dihubungi dari Ambon, Jumat malam.

Dia mengatakan, setelah berhasil ditangkap, warga kemudian menusuk buaya tersebut dengan tombak hingga tewas. Setelah itu, buaya itu lalu dibawa ke perkampungan.

Yono menyebut, warga terpaksa membunuh buaya tersebut karena setahun lalu ada warga setempat yang tewas karena dimangsa buaya.

“Kalau tidak dibunuh takutnya buaya itu akan memakan warga lain, karena setahun lalu ada warga yang meninggal karena dimakan buaya,” ujar dia.

Warga lainnya, Anwar Amarduan mengatakan, buaya yang ditangkap itu berukuran panjang 3 meter.

Setelah ditangkap dan dibunuh, buaya itu kemudian dimakamkan di pesisir pantai desa tersebut.

Baca juga: Masuk ke Kandang Buaya, Bocah 2 Tahun Tewas Dimakan Hidup-hidup

“Buayanya sudah dimakamkan di pinggir pantai,” ujar Anwar.

Salah satu staf Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maulu, Seto Semar membenarkan adanya penangkapan seekor buaya oleh warga di desa tersebut.

Setelah dibunuh, lanjut dia, buaya itu telah dimakamkan.

“Memang benar ada seekor buaya yang ditangkap lalu dibunuh warga di Desa Kayeli. Buaya itu telah dimakamkan. Saat ini kami belum bisa memberikan informasi lebih lanjut karena petugas masih berada di lapangan,” ujar dia. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

Regional
Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Jenazah Perawat di Semarang Ditolak, PPNI Jateng Bawa ke Ranah Hukum

Regional
Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Warga Gorontalo yang Ikut Pertemuan Jemaah Tabligh di Gowa Diisolasi

Regional
Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Dua Kasus Pertama Positif Corona di Lombok Barat, Pasien Ikut Kegiatan Jemaah Tabligh di Gowa

Regional
Pemakaman Jenazah Perawat Positif Corona di Semarang Ditolak Warga, Sekda Prihatin

Pemakaman Jenazah Perawat Positif Corona di Semarang Ditolak Warga, Sekda Prihatin

Regional
Warga Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Ini Faktanya

Warga Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Ini Faktanya

Regional
Sakit Hati, Menantu Curi Mobil Mertua, Disimpan di Tempat Parkir Hotel

Sakit Hati, Menantu Curi Mobil Mertua, Disimpan di Tempat Parkir Hotel

Regional
Dalam Sehari, 5 PDP di RSUD Soedarso Pontianak Meninggal Dunia

Dalam Sehari, 5 PDP di RSUD Soedarso Pontianak Meninggal Dunia

Regional
PSBB, Ini 6 Rute Kereta Api yang Masih Beroperasi ke Jakarta

PSBB, Ini 6 Rute Kereta Api yang Masih Beroperasi ke Jakarta

Regional
Delapan Anggota Keluarga Almarhum Bupati Morowali Utara Positif Covid-19

Delapan Anggota Keluarga Almarhum Bupati Morowali Utara Positif Covid-19

Regional
Kronologi Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Kronologi Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Regional
Mudik Dari Jakarta, Seorang Baby Sitter Meninggal, Statusnya PDP Covid-19

Mudik Dari Jakarta, Seorang Baby Sitter Meninggal, Statusnya PDP Covid-19

Regional
Gunung Merapi Kembali Meletus, Tinggi Kolom Capai 3.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Meletus, Tinggi Kolom Capai 3.000 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X