Begal Sadis Berusia 17 Tahun Ini Ditembak karena Coba Kabur

Kompas.com - 05/07/2019, 12:16 WIB
Ilustrasi begal KOMPAS.comIlustrasi begal

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Tim Khusus Polda Sulsel dan timsus Polsek Rappocini terpaksa menembak PA alias Aco, remaja berusia 17 tahun yang tertangkap usai membegal dengan cara menebas tangan korbannya di Jalan Dg Ramang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Jumat (5/7/2019) dini hari. 

Panit Timsus Polda Sulsel Ipda Artenius MB mengungkapkan, Aco melakukan aksi begal kepada seorang perempuan paruh baya usai korbannya tersebut turun dari angkutan kota.

Tanpa banyak kata, Aco yang kala itu dibonceng oleh Bagong (20) langsung merampas tas dan uang korbannya. 

Baca juga: Tersinggung, Pelajar Putri di Makassar Begal 2 Korbannya dan Kabur 58 Hari

Namun, korban berusaha mempertahankan tasnya hingga Aco mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan menyabet tangan korbannya hingga tasnya dilepas. 

"Pelaku yang kami amankan malam ini merupakan pelaku begal yang di mana korbannya seorang ibu-ibu yang saat itu mengalami luka di kedua tangan akibat sabetan senjata tajam pelaku," kata Arthen, di posko Timsus Polda Sulsel, Ruko Pasar Segar Toddopuli, Makassar, Jumat (5/7/2019).

Arthen menambahkan, ketika diinterogasi, pelaku mengakui merampas tas milik korbannya yang berisi ponsel merek Vivo Y71 serta uang tunai sebesar Rp 250.000, serta surat-surat penting lainnya. 

Aco mengakui, uang yang dirampasnya tersebut dipakai hanya untuk bersenang-senang bersama Bagong. 

"Penangkapan ini berdasarkan laporan polisi Polsek Rappocini dengan nomor terlampir LP 655/VII/2019/SEK.RAPPOCINI," imbuh Arthen. 

Sementara, penembakan terhadap Aco terpaksa dilakukan pihaknya ketika sedang pengembangan perkara di sekitar Jalan Perintis. Aco tiba-tiba lepas dari kawalan polisi.

Baca juga: Pria Ini Mengaku Jadi Korban Begal demi Bebas dari Kredit Motor

 

Tiga kali tembakan peringatan tak dihiraukan, polisi akhirnya melumpuhkan kedua kaki pelaku. 

"Setelah tiga kali tembakan peringatan dihiraukan, anggota memberi tindakan tegas terukur di kaki kiri dan kanannya masing-masing dua peluru. Setelah tersangka tak berkutik, selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis," ujar dia. 

Barang bukti berupa ponsel Vivo Y71 diamankan petugas. Sementara, rekan Aco, Bagong, terlebih dahulu diamankan polisi dan kini mendekam di sel tahanan Polsek Rappocini. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X