Sambil Menangis, Kurir Ganja Mengaku Butuh Uang untuk Biaya Berobat Anak

Kompas.com - 03/07/2019, 19:42 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto (tengah) menunjukkan ganja dalam bungkusan bal yang diamankan dari SH dan KH sebanyak 39 kg yang akan diedarkan di Medan. IstKapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto (tengah) menunjukkan ganja dalam bungkusan bal yang diamankan dari SH dan KH sebanyak 39 kg yang akan diedarkan di Medan.

MEDAN, KOMPAS.com - SH (39) warga Desa Badak, Kecamatan Blang Pagayo, Kabupaten Blang Kejeren Aceh, menangis saat ditanya alasannya menjadi kurir ganja sebanyak 39 kilogram. SH mengaku tergiur menjadi kurir untuk mendapatkan biaya pengobatan anaknya yang sedang sakit.

"Saya enggak ada biaya, anak saya sakit," kata SH ketika dihadapkan dengan awak media di Mapolrestabes Medan, Rabu (3/7/2019). 

SH bersama rekannya, KH (26) warga Kecamatan Ketambe Aceh ditangkap Satuan Reserse  Narkoba Polrestabes Medan pada Minggu (30/6/2019). Keduanya ditangkap ketika beristirahat di Jalan Setia Budi Ujung, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan. 

Kepada wartawan, KH mengatakan, dirinya tidak mengetahui bahwa barang yang dibawanya merupakan narkoba.

"Awalnya saya enggak tahu yang dibawa ganja. Di hotel baru tahu," kata KH.

Baca juga: Terima Paket Berisi Ganja, Pegawai JNE Ditangkap Polisi

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan, keduanya ditangkap saat menaiki satu unit mobil pick up Grand Max dari Blang Kejeren Aceh menuju Medan.

Menurut Dadang, saat itu keduanya sedang beristirahat setelah menempuh perjalanan dari Aceh ke Medan. Untuk mengelabui petugas, 39 paket ganja tersebut disembunyikan di balik tumpukan karton bekas.

"Rencananya, narkoba ini akan diedarkan di Medan. Semoga dengan pengungkapan ini dapat mengurangi peredaran narkoba di Medan," kata Dadang.

Baca juga: Simpan 6,7 Gram Ganja, Basist Band Boomerang Ditangkap Polisi



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dipecat karena Kasus Pencurian, Mantan Polisi Diringkus Saat Pesta Narkoba

Dipecat karena Kasus Pencurian, Mantan Polisi Diringkus Saat Pesta Narkoba

Regional
Warga Jakarta Ditemukan Tewas Berlumur Darah dalam Hotel di Cianjur

Warga Jakarta Ditemukan Tewas Berlumur Darah dalam Hotel di Cianjur

Regional
Video Skripsi Unilak Pekanbaru Dibuang Beredar di Medsos, Kepala Perpustakaan Dicopot

Video Skripsi Unilak Pekanbaru Dibuang Beredar di Medsos, Kepala Perpustakaan Dicopot

Regional
Bayi Berusia 20 Bulan di Kupang Sembuh dari Covid-19

Bayi Berusia 20 Bulan di Kupang Sembuh dari Covid-19

Regional
Pengakuan Kakek yang Ditangkap Polisi karena Jual Ganja: Keuntungan Dipakai untuk Berobat

Pengakuan Kakek yang Ditangkap Polisi karena Jual Ganja: Keuntungan Dipakai untuk Berobat

Regional
Terduga Penganiaya Ojol di Pekanbaru Diamankan Polisi

Terduga Penganiaya Ojol di Pekanbaru Diamankan Polisi

Regional
Menyoal Lagu Yamko Rambe Yamko: Bukan Lagu Milik Orang Papua?

Menyoal Lagu Yamko Rambe Yamko: Bukan Lagu Milik Orang Papua?

Regional
Ratusan Ojol di Pekanbaru Rusak Rumah Terduga Penganiaya Rekannya

Ratusan Ojol di Pekanbaru Rusak Rumah Terduga Penganiaya Rekannya

Regional
Dituding Rusak Jendela dan Kursi Pastoran, Sastrawan Felix Nesi Ditangkap Polisi

Dituding Rusak Jendela dan Kursi Pastoran, Sastrawan Felix Nesi Ditangkap Polisi

Regional
Kisah Pemuda Lereng Merapi, Ubah Tanah Desa Jadi Sport Center Berstandar International

Kisah Pemuda Lereng Merapi, Ubah Tanah Desa Jadi Sport Center Berstandar International

Regional
Main TikTok di Suramadu, Didenda Rp 500.000...

Main TikTok di Suramadu, Didenda Rp 500.000...

Regional
Viral, Video Penganiayaan Ojol di Pekanbaru, Ini Respons Polisi

Viral, Video Penganiayaan Ojol di Pekanbaru, Ini Respons Polisi

Regional
Tradisi Pacaran Orang Rimba, 2.000 Hari Mengabdi di Calon Mertua, Pegang Tangan Pacar Kena Denda

Tradisi Pacaran Orang Rimba, 2.000 Hari Mengabdi di Calon Mertua, Pegang Tangan Pacar Kena Denda

Regional
Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Viral, Video Pria di Lombok Nikahi Kekasihnya dengan Maskawin Sandal Jepit dan Segelas Air

Regional
Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Perjalanan Pengusaha Warteg Kalahkan Covid-19, Naik Travel dari Depok, Sembuh Diiringi Tabuhan Rebana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X