4 Fakta Penumpang Ojek "Online" Bayar dengan Beras, Tergesa-gesa Wawancara Kerja hingga Kartu ATM Tertelan

Kompas.com - 03/07/2019, 16:30 WIB
Tangkapan layar chat pelanggan ojek online Go-Jek, Randika (20) dengan penemudi Go-Jek Robertus Fernanda Berlianto. RandikaTangkapan layar chat pelanggan ojek online Go-Jek, Randika (20) dengan penemudi Go-Jek Robertus Fernanda Berlianto.

KOMPAS.com - Dika, seorang pengguna jasa ojek "online" di Lampung, terpaksa membayar uang jasa dengan satu kilogram beras karena mengaku tak punya cukup uang.

Peristiwa yang terjadi pada 28 Juni 2019 tersebut segera menjadi viral setelah diunggah di media sosial oleh sebuah akun Instagram @gojek24jam.

Dari penulusuran Kompas.com, Dika mengaku tidak memiliki uang karena kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tertelan di mesin ATM.

Saat itu, dirinya hanya punya uang Rp 2.000, sedangkan biaya ojek Rp 6.000. Lalu dirinya harus segera pergi untuk wawancara kerja.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Alasan Dika bayar jasa dengan kantung beras

ilustrasi uang dalam amplop.Thinkstock ilustrasi uang dalam amplop.

Sebuah tangkapan layar berisi percakapan antara Dika dan pengemudi Go-jek, Robertus Fernanda, menjadi viral di media sosial.

Dari percakapan itu, Dika memohon kesediaan Fernanda untuk dibayar dengan satu kilogram beras sebagai pengganti jasa transportasi.

Saat dihubungi Kompas.com, Dika menceritakan, situasi saat itu dirinya tergesa-gesa untuk wawancara kerja. Sayangnya, dirinya tak punya cukup uang untuk membayar jasa ojek.

"Saya enggak pegang uang cukup dan ATM saya masih tertelan, jadi saya bayar pakai beras saja," ujar Dika, Selasa (2/7/2019).

Baca juga: Viral, Penumpang Bayar Pengemudi Ojek "Online" dengan 1 Kilogram Beras

2. Jadi viral di media sosial, disukai 5.000 dan 200 komentar

Ilustrasi media sosialTHINKSTOCKS/IPOPBA Ilustrasi media sosial

Berdasar pantauan kompas.com, foto tangkapan layar yang berisi percakapan Dika dan Fernanda diunggah oleh akun Instagram, @gojek24jam, menuai banyak kurang lebih 200 komentar dan disukai 5.000 orang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Viral Video Suami Aniaya Istri Diduga karena Uang Belanja

Kronologi Viral Video Suami Aniaya Istri Diduga karena Uang Belanja

Regional
Bukan PSBB, Kota Ambon akan Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Bukan PSBB, Kota Ambon akan Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Regional
Risma Pamit, Ada 19 Nama Mendaftar ke PDI-P yang Siap Menggantikan

Risma Pamit, Ada 19 Nama Mendaftar ke PDI-P yang Siap Menggantikan

Regional
Ridwan Kamil Sebut Aktivitas di Sekolah Diprediksi Mulai Januari 2021

Ridwan Kamil Sebut Aktivitas di Sekolah Diprediksi Mulai Januari 2021

Regional
Seorang Warga Tergencet Batu Saat Mencari Pohon Serut, Proses Evakuasi 10 Jam, Korban Meninggal di Rumah Sakit

Seorang Warga Tergencet Batu Saat Mencari Pohon Serut, Proses Evakuasi 10 Jam, Korban Meninggal di Rumah Sakit

Regional
Suami Istri Kerja Sama Jebak Temannya lalu Dibunuh, Jasadnya Dibuang ke Parit

Suami Istri Kerja Sama Jebak Temannya lalu Dibunuh, Jasadnya Dibuang ke Parit

Regional
PSBB Palembang Diperpanjang, Tempat Ibadah Boleh Digunakan

PSBB Palembang Diperpanjang, Tempat Ibadah Boleh Digunakan

Regional
Cerita Bimo, Sapi Penurut Berbobot 900 Kg, Ditunggangi ke Minimarket, Laku Rp 85 Juta

Cerita Bimo, Sapi Penurut Berbobot 900 Kg, Ditunggangi ke Minimarket, Laku Rp 85 Juta

Regional
Ridwan Kamil Tegaskan Belum Izinkan Obyek Wisata Jabar Dibuka

Ridwan Kamil Tegaskan Belum Izinkan Obyek Wisata Jabar Dibuka

Regional
Dua Bayi Umur 6 Hari Terpapar Corona

Dua Bayi Umur 6 Hari Terpapar Corona

Regional
1.200 Orang dari Dua Klaster Terbesar Covid-19 di Jabar Diperiksa, 37 Positif

1.200 Orang dari Dua Klaster Terbesar Covid-19 di Jabar Diperiksa, 37 Positif

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 2 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 2 Juni 2020

Regional
'New Normal' Pertama di Jateng, Objek Wisata di Kota Tegal Ramai Dikunjungi

"New Normal" Pertama di Jateng, Objek Wisata di Kota Tegal Ramai Dikunjungi

Regional
Fakta Bupati Melawi dan 5 Keluarganya Positif Covid-19, Berawal dari Menantu Melahirkan di Jakarta

Fakta Bupati Melawi dan 5 Keluarganya Positif Covid-19, Berawal dari Menantu Melahirkan di Jakarta

Regional
Kasus Pemukulan Sopir Logistik di Posko Perbatasan, Kapolres Ngada: Itu Tidak Benar

Kasus Pemukulan Sopir Logistik di Posko Perbatasan, Kapolres Ngada: Itu Tidak Benar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X