4 Fakta Pencuri Sapi, Korban Teriak Menggunakan "Speaker" Masjid hingga Pelaku Tewas Dihakimi Warga

Kompas.com - 01/07/2019, 17:01 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.

Baca juga: Dua Maling Sapi Tewas Diamuk Massa di Lombok Tengah

2.  Korban teriak menggunakan speaker masjid

Sukri mengatakan, korban pemilik sapi atas nama Kilun mempunyai puluhan ekor sapi. Pada malam kejadian, Sukri berteriak maling menggunakan pengeras suara dari masjid dan membuat masyarakat berhamburan keluar untuk mengejarnya.

"Semalam itu saya teriak perampok, menggunakan speaker masjid, warga kemudian langsung keluar banyak mengejar perampok itu," cerita dia.

Sukriatman menuturkan bahwa sebelum-sebelumnya kampung tersebut sering didatangi perampok.

"Bukan kali ini saja rampok terjadi di dusun ini, kemarin-kemarin juga sering terjadi, pemilik rumah kena kepalanya dengan parang," kata Sukriatman.

Baca juga: Sebelum Tewas Dihakimi Warga, Dua Pencuri Sapi Sempat Melawan dengan Parang

3.  Pelaku berjumlah tiga orang menyerang warga dengan parang

Ilustrasi tewas.Shutterstock Ilustrasi tewas.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang menerangkan, dua pencuri sapi sempat melakukan perlawanan kepada warga dengan menggunakan parang.

"Saat itu, para pelaku yang diperkirakan berjumlah 3 orang melakukan perlawanan terhadap warga yang melakukan pengejaran dengan cara melempar warga pakai batu dan mengayunkan senjata tajam yang dibawanya," terang Rafles, Minggu (30/6/2019).

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD Kalbar Semai 1,6 Ton Garam di Udara untuk Ciptakan Hujan Buatan

BPBD Kalbar Semai 1,6 Ton Garam di Udara untuk Ciptakan Hujan Buatan

Regional
Polisi Buru Pembuat Ijazah Palsu Milik Anggota DPRD Probolinggo

Polisi Buru Pembuat Ijazah Palsu Milik Anggota DPRD Probolinggo

Regional
Viral, Foto Orangutan Tapanuli Terluka Saat Nyasar di Ladang Buah Warga

Viral, Foto Orangutan Tapanuli Terluka Saat Nyasar di Ladang Buah Warga

Regional
9 Museum Akan Dibangun di Tajug Gede Cilodong Purwakarta

9 Museum Akan Dibangun di Tajug Gede Cilodong Purwakarta

Regional
2 Terduga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa Timor Leste Ditangkap

2 Terduga Pelaku Penganiayaan Mahasiswa Timor Leste Ditangkap

Regional
Ibu Muda Ini Terkejut Ada 4 Janin Kembar Saat Kehamilan Bulan Keempat, Sebelumnya Hanya 2 Janin

Ibu Muda Ini Terkejut Ada 4 Janin Kembar Saat Kehamilan Bulan Keempat, Sebelumnya Hanya 2 Janin

Regional
Udang Cantik Asal Sulawesi Terancam Punah karena Pencemaran Lingkungan

Udang Cantik Asal Sulawesi Terancam Punah karena Pencemaran Lingkungan

Regional
Detik-detik Kecelakaan Ambulans Jenazah Tabrak Truk yang Tewaskan 5 Orang

Detik-detik Kecelakaan Ambulans Jenazah Tabrak Truk yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Cerita Ibu Hamil 8 Bulan Terpapar Kabut Asap di Riau, Khawatirkan Bayi di Kandungan

Cerita Ibu Hamil 8 Bulan Terpapar Kabut Asap di Riau, Khawatirkan Bayi di Kandungan

Regional
Polisi Sebut Telah Menggeledah Rumah Veronica Koman di Jakarta

Polisi Sebut Telah Menggeledah Rumah Veronica Koman di Jakarta

Regional
Video Asusila Berseragam ASN di Jabar Ternyata Guru Honorer di Purwakarta

Video Asusila Berseragam ASN di Jabar Ternyata Guru Honorer di Purwakarta

Regional
Keluarga Ibu Muda yang Lahirkan Bayi Kembar 4 Tak Punya Riwayat Keturunan Kembar

Keluarga Ibu Muda yang Lahirkan Bayi Kembar 4 Tak Punya Riwayat Keturunan Kembar

Regional
Remaja Perkosa Saudari Kandung Gara-gara Video Porno

Remaja Perkosa Saudari Kandung Gara-gara Video Porno

Regional
Ratusan Pekerja Sawit Asal NTT Diberhentikan Tanpa Pesangon

Ratusan Pekerja Sawit Asal NTT Diberhentikan Tanpa Pesangon

Regional
Sungai Cileungsi Kotor Parah, Kang Emil Ambil Tindakan Tegas

Sungai Cileungsi Kotor Parah, Kang Emil Ambil Tindakan Tegas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X