Cabuli 8 Siswi SD, Oknum Guru Agama di Muara Enim Diamankan Polisi

Kompas.com - 28/06/2019, 22:47 WIB
HL (tengah berbaju hitam) oknum guru agama yang melakukan pencabulan terhadap 8 siswi SD saat diamanakan polisi. AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGHL (tengah berbaju hitam) oknum guru agama yang melakukan pencabulan terhadap 8 siswi SD saat diamanakan polisi.

MUARAENIM, KOMPAS.com - HL (54) oknum guru agama di salah satu SD Negeri Muara Enim, Sumatera Selatan, yang diduga menjadi pelaku pencabulan terhadap delapan siswi di sekolah tersebut, diamankan petugas dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Muara Enim.  

Tiba di Polres Muara Enim, HL langsung dibawa ke ruangan untuk menjalani pemeriksaan di ruang unit PPA oleh petugas.

HL terancam pasal Undang-undang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Baca juga: Usai Perkosa Gadis 17 Tahun, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebelumnya, HL diamankan di Desa Guci oleh petugas setempat dan sempat dibawa Mapolsek Gunung Megang sebelum akhirnya dibawa ke Mapolres Muara Enim.

Wakapolres Muara Enim Kompol Ary Sudrajat mengatakan, penangkapan HL berdasarkan laporan orangtua korban kepada pihak polisi.

HL dilaporkan karena telah berbuat cabul pada delapan siswi SD Negeri di Muara Enim yang duduk dibangku kelas 1 sampai kelas 6.

Dijelaskan Ary Sudrajat, modus yang dilakukannya dengan cara mengiming-imingi korbannya dengan permen dan uang sebesar Rp 2000 hingga Rp 20 ribu.

“Setelah korban terpengaruh korban lalu dipangku sembari mengarahkan tangannya ke daerah-daerah yang ada pada tubuh korban,” katanya, Jumat (28/6/2019).

Baca juga: Cabuli Bocah 6 Tahun Anak Tetangganya, Pria Ini Divonis 12 Tahun Penjara

Ary Sudrajat menambahkan, motif pelaku adalah karena pelaku senang terhadap anak-anak.

“Dari pemeriksaan sementara ini karena pelaku menyukai anak-anak,” tambahnya   

Ary tidak berani memastikan apakah pelaku mengidap penyakit Pedofilia, sebab masih menunggu hasil pemeriksaan secara psikologis lebih lanjut.

Sementara itu, pelaku HL mengaku memang suka dengan anak-anak, tapi tidak melampaui batas.

"hanya sebatas mencium," katanya sambil menunduk

HL sendiri mengakui menyesal dan meminta maaf kepada keluaga korban atas perbuatannya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa 5,2 Magnitudo Guncang Bengkulu, Terasa hingga Lampung

Gempa 5,2 Magnitudo Guncang Bengkulu, Terasa hingga Lampung

Regional
Diamankan, Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat di Banda Aceh Minta Maaf

Diamankan, Pesepeda Perempuan Berbaju Ketat di Banda Aceh Minta Maaf

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Warga Diminta Waspada dan Jauhi Kawasan Pantai

Gempa di Rangkasbitung, Warga Diminta Waspada dan Jauhi Kawasan Pantai

Regional
Sempat Ketakutan, 50 Pedagang Pasar Manis Purwokerto Jalani Tes Swab

Sempat Ketakutan, 50 Pedagang Pasar Manis Purwokerto Jalani Tes Swab

Regional
11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

Regional
Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Regional
Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Regional
Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Regional
Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Regional
Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Regional
Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Regional
Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Regional
Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Warga Serang Merasa Pusing dan Mual

Gempa di Rangkasbitung, Warga Serang Merasa Pusing dan Mual

Regional
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X