Diduga Cabuli Bocah, Seorang Kakek 70 Tahun Diamankan Polisi

Kompas.com - 26/06/2019, 22:01 WIB
Pelaku saat diamankan polisi di Mapolres Lamongan.KOMPAS.com/HAMZAH Pelaku saat diamankan polisi di Mapolres Lamongan.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Sinto alias Mbah To (70), warga Desa Bulumargi, Kecamatan Babat, Lamongan, Jawa Timur, harus berurusan dengan pihak kepolisian diduga melakukan pencabulan terhadap bocah berusia 6 tahun.

Mbah To diamankan pihak kepolisian Lamongan Minggu (23/6/2019) malam, atas perbuatan tidak senonoh yang sempat dilakukannya kepada sang bocah pada awal bulan kemarin.

"Kejadian itu berawal saat korban minta antar neneknya hendak beli petasan. Namun oleh pelaku, korban kemudian diajak masuk ke rumah pelaku dengan alasan bisa sampai lebih cepat. Nenek korban tanpa curiga sedikit pun, lantas menunggu cucunya di teras rumah tetangganya," ujar Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat, Rabu (26/6/2019).


Baca juga: Tertangkap Tangan Cabuli Pacar di Depan Bibi, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Tapi, nenek korban kemudian mendapati cucunya bersikap tidak biasa, setelah keluar dari rumah pelaku tanpa mempedulikan dirinya yang tengah menunggu dan memilih langsung pulang.

Ketika sampai di rumah, saat ditanya korban sambil menangis menceritakan kejadian yang dialami kepada dirinya dan juga orangtuanya, yang membuat sang nenek lantas menemui pelaku untuk menanyakan perihal tersebut.

"Tapi pelaku saat itu menyangkal, dan kemudian pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada kami," katanya.

Baca juga: Buru Guru Silat Cabuli Yunior, Polisi Koordinasi Sampai ke Luar Jawa

Mendapat laporan tersebut, tim dari Polres Lamongan akhirnya terjun dan melakukan penyelidikan, yang kemudian sesuai dengan keterangan saksi yang dikuatkan oleh bukti-bukti di lapangan, pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Lamongan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Bukti cukup dan kuat, sehingga pelaku kami amankan di Mapolres Lamongan sejak Minggu kemarin," katanya.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 82 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

"Sementara bagi korban, kami juga sudah menyiapkan pendampingan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), dengan harapan korban yang masih bocah ini tidak sampai mengalami trauma atas kejadian yang dialami," pungkasnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Regional
Begal Masuk Kampus Unand, 'Kalau Kau Teriak, Mati Kau'

Begal Masuk Kampus Unand, "Kalau Kau Teriak, Mati Kau"

Regional
PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

Regional
Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Regional
Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Regional
Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Close Ads X