Aparat Gabungan Ungkap Kasus Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi ke Malaysia

Kompas.com - 26/06/2019, 21:46 WIB
Salah satu bayi orangutan yang diselamatkan dari pelaku penyelundupan di Kota Dumai dibawa ke BBKSDA Riau, Rabu (26/6/2019). KOMPAS.com/IDON TANJUNGSalah satu bayi orangutan yang diselamatkan dari pelaku penyelundupan di Kota Dumai dibawa ke BBKSDA Riau, Rabu (26/6/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Aparat gabungan di Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan tujuh ekor satwa dilindungi ke Malaysia. Tiga ekor di antaranya yakni bayi orangutan.

Pengungkapan kasus penyelundupan satwa dilindungi ini dilakukan di wilayah Kota Dumai. Dalam kasus ini, dua orang pelaku penyelundup berhasil diamankan.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Suharyono menyampaikan, kasus ini diungkap oleh petugas gabungan dari Bea dan Cukai Dumai, Polisi Militer (Pom) TNI AD dan Pom AL Dumai.

"Kita mengucapkan terima kasih kepada seluruh aparat gabungan, Bea dan Cukai, Pom TNI AD dan TNI AL, serta rekan kepolisian, yang telah berhasil menyelamatkan satwa dilindungi ini. Salah satunya orangutan yang sangat-sangat dilindungi oleh dunia," ucap Suharyono saat menggelar konferensi pers penyerahan ke tujuh satwa dilindungi ke BBKSDA Riau, Rabu (26/6/2019) malam.

Baca juga: Paus Terdampar di Kawasan Geopark Ciletuh Berjenis Hidung Botol, Masuk Satwa Dilindungi

Suharyono menjelaskan, kasus penyelundupan ini terungkap pada Senin (24/6/2019) di Jalan Cut Nyak Dien, Kota Dumai.

Ada pun satwa yang diamankan, kata Suharyono, yakni tiga ekor bayi orangutan, 2 ekor kera albino atau kera ekor panjang, 1 ekor siamang dan 1 ekor binturong.

"Seluruh satwa ini akan diselundupkan ke Malaysia melalui jalur laut menggunakan speedboat," jelasnya. 

Dia mengatakan, awalnya petugas gabungan mendapat laporan dari masyarakat terkait akan adanya penyelundupan satwa dilindungi.

Setelah dilakukan penyelidikan, petugas menemukan satu mobil minibus yang membawa satwa dilindungi tersebut.

Dari dalam mobil tersebut, ditemukan dua orang pelaku yang diduga sebagai penyelundup satwa ke Malaysia tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X