Paus Terdampar di Kawasan Geopark Ciletuh Berjenis "Hidung Botol", Masuk Satwa Dilindungi

Kompas.com - 25/06/2019, 17:21 WIB
Proses penguburan bangkai paus di pantai Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (25/6/2019).DOK : DESA MANDRAJAYA Proses penguburan bangkai paus di pantai Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (25/6/2019).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Penyebab terdampar dan matinya seekor paus di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, pantai Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (24/6/2019) belum diketahui pasti.

Hanya saja mamalia laut dengan panjang sekitar dua meter dan berat mencapai 200 kilogram itu teridentifikasi jenis paus hidung botol (Hyperoodon planifrons).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi Abdul Kodir menyebutkan paus botol telah dilindungi sesuai Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No 18 tahun 2013 tentang perlindungan ikan hiu dan paus.

"Informasi dari petugas, betul ada paus botol yang terdampar dalam keadaan mati. Penyebabnya belum diketahui pasti," kata Abdul Kodir saat dihubungi Kompas.com melalui WhatsApp, Selasa (25/6/2019) siang.


Baca juga: Heboh Paus Terdampar di Geopark Ciletuh, Tubuh Penuh Luka hingga Jadi Tontonan Warga

Saat ditanya mengenai upaya nekropsi atau otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya, dia menjawab tidak melaksanakan upaya tersebut. Karena terkendala harus dilakukan petugas dari DKP Provinsi Jawa Barat

"Perlu waktu, pihak provinsi tidak keburu," jawab Abdul Kodir yang sebelumnya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi.

Makanya, lanjut dia, untuk menghindari penyebaran bau busuk dan penyakit, bangkai paus botol yang terdampar sudah dikubur di sekitar lokasi.

Baca juga: Bangkai Paus Terdampar Gegerkan Warga Kampung Timika Pantai, Papua

Kepala Desa Mandrajaya Agustina Abdul Hasanudin membenarkan bangkai paus yang terdampar sudah dikubur di sekitar pantai Cikadal, Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

"Bangkai paus sudah dikubur. Tadi sekitar pukul sebelas bersama-sama warga bergotongroyong," kata Agustina dalam pesan WhatsApp, Selasa siang.

Dua mamalia mati terdampar di Sukabumi sepanjang 2019

Diberitakan sebelumnya seekor paus dilaporkan terdampar di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Pantai Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (24/6/2019) siang.

Hingga menjelang petang, paus yang sudah mati itu pun menjadi tontotan masyarakat setempat. Rencananya paus yang belum diketahui jenisnya itu akan dikubur di sekitar lokasi.

Sementara data DKP Kabupaten Sukabumi sepanjang tahun 2019 ini sudah dua ekor mamalia laut terdampar dalam kondisi mati.

Sebelumnya, seekor hiu paus (Rhinocodon typus) dikabarkan terdampar dan mati di pantai selatan Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (12/2/2019) pagi.

Peristiwa itu terjadi di pantai sekitar Dermaga II Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu (PPNP) di Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu.

Baca juga: Penyebab Kematian Hiu Paus Terdampar di Laut Sukabumi Belum Diketahui

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X