Gelar MotoGP di Mandalika, Wagub NTB Rayu Pengusaha Prancis Investasi di Lombok

Kompas.com - 25/06/2019, 07:09 WIB
Foto udara menunjukkan kawasan pembangunan sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pantai Kute, Lombok Tengah. KOMPAS. Com/Fitri.RFoto udara menunjukkan kawasan pembangunan sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pantai Kute, Lombok Tengah.

MATARAM, KOMPAS.com - Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah mempromosikan MotoGP Mandalika yang akan digelar di Lombok, NTB, saat kunjungannya ke Prancis belum lama ini.

Rohmi mengatakan, perhelatan balapan kelas dunia MotoGP rencananya mulai digelar pada tahun 2021 mendatang di kawasan Mandalika, Lombok.

“Kegiatan ini akan menarik lebih dari 120.000 pengunjung dengan lebih dari 400 juta orang akan menonton melalui siaran televisi di lebih dari 207 negara. Bayangkan dampak yang akan dihasilkan setelah kami menggelar kegiatan ini di provinsi kami,” kata Wagub Rohmi seperti dikutip dalam keterangan pers, Senin (24/6/2019).

Baca juga: Digelar 2021, MotoGP Mandalika Dipromosikan di Paris

Selain MotoGP, ada pula rencana menggelar balapan Formula 1 (F1) di Lombok. Formula 1 telah terbukti menjadi acara olahraga ketiga yang paling banyak ditonton di dunia setelah Piala Dunia FIFA dan Olimpiade.

Di hadapan puluhan pelaku bisnis perjalanan wisata di Prancis, Rohmi mengatakan hal ini akan melahirkan peluang bisnis bagi para pelaku bisnis yang hadir di pertemuan tersebut.

“Ini adalah peluang besar bagi anda, investor masa depan kami, untuk menciptakan bisnis anda di sini, di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat,” terang Wagub.

Baca juga: Ganti Rugi Lahan Warga di Kawasan Sirkuit MotoGP Mandalika Sekitar Rp 75 Juta Per Are

Rohmi mengatakan, NTB ingin mengadopsi pariwisata olahraga sebagai salah satu daya tarik. Pemerintah menyadari NTB cocok sebagai tempat berkembangnya wisata olahraga atau sport tourism.

“Dengan potensi dan karakteristik yang dimiliki, dan investasi besar ke MotoGP dan potensi investasi di masa depan ke dalam Formula 1, kami yakin kami dapat mengembangkan platform pariwisata olahraga yang hebat,” kata Rohmi.

Untuk itulah serangkaian agenda wisata olahraga beberapa kali telah digelar di NTB. Diantaranya, ultra-marathon pertama di Sumbawa tahun 2018 dengan peserta dari seluruh dunia.

Selain olahraga motor dan lari, di daerah ini juga telah digelar turnamen bersepeda Tour de Lombok pada tahun 2017 yang rutenya membentang sepanjang 480 km, dari Mandalika ke Mataram.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X