Keluarga Kesulitan Memulangkan Jenazah Mantri Patra yang Meninggal Saat Bertugas di Pedalaman Papua

Kompas.com - 24/06/2019, 10:17 WIB
Arisandi (45) dan Deny (44) saat menyambangi redaksi Tribun Timur, Sabtu (22/6/2019). TribunnewsArisandi (45) dan Deny (44) saat menyambangi redaksi Tribun Timur, Sabtu (22/6/2019).
Editor Rachmawati

MAKASSAR, KOMPAS.com - Jenazah  Patra Marinna Jauhari (31) masih tertahan di RSUD Teluk Wondama dan belum dipulangkan ke kampung halamannya di Palopo.

Patra adalah seorang mantri yang mengabdi di Puskesmas Naikere, Manokwari, selama 10 tahun lamanya usai menempuh pendidikan kesehatan di Makassar.

Ia meninggal dunia pada 17 Juni lalu, di Desa Oya akibat penyakit malaria. Jenazah Patra baru dievakuasi pada 22 Juni 2019 menggunakan helikopter yang disewa Pemda dari Nabire atau empat hari setelah dia meninggal dunia.

Oya merupakan daerah pedalaman yang ada di  Wasior, Manokwari.

Patra Marinna Jauhari merupakan satu diantara petugas kesehatan lainnya, yang harus mengabdikan diri di daerah pedalaman.

Baca juga: Kisah Mantri Patra, Meninggal dalam Kesendirian Saat Bertugas di Pedalaman Papua

Setiap tiga bulan sekali, petugas kesehatan yang ada di Manokwari secara bergilir bertugas di desa-desa terpencil untuk mengabdikan diri.

Nahasnya, pihak keluarga baru mengetahui Patra Marinna Jauhari meninggal kemarin, Jumat (21/6/2019).

Hal tersebut diceritakan langsung kerabat dekatnya, Eky Arisandi (45) dan Deny (44) saat menyambangi redaksi Tribun Timur, Sabtu (22/6/2019).

"Kami tidak mengetahui kalau dia sedang sakit. Karena di daerah tempat dia bertugas jaringan itu sangat sulit," kata Arisandi.

Kematian Patra baru diketahui setelah teman kerjanya menghubungi pihak keluarga.

"Kakak kandungnya share di grup keluarga juga," sambung Arisandi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X